Orangtua Ayu Ting Ting Datangi Rumah Hater, Hotman Paris Beri Peringatan, Bisa Jadi Bumerang

Hotman Paris memberikan peringatan saat berkomentar tentang orangtua Ayu Ting Ting yang datang ke rumah hater.

Instagram
Hotman Paris berkomentar soal orangtya Ayu Ting Ting yang datang ke rumah hater. 

TRIBUNJABAR.ID - Pengacara, Hotman Paris memberikan peringatan saat berkomentar tentang orangtua Ayu Ting Ting yang datang ke rumah hater.

Sebelumnya, Ayah Rozak dan Umi Kalsum viral karena datang ke rumah seseorang yang diduga telah menghina anak dan cucunya.

Orangtua Ayu Ting Ting geram dan tak terima karena anak dan cucunya di-bully.

Baca juga: Ayu Ting Ting Jadi Sorotan, Ayah Rozak dan Umi Kalsum Datangi Rumah Haters, Sampai Bawa Polisi

Mereka menggandeng polisi untuk berkunjung ke rumah hater yang berada di Bojonegoro.

Tindakan orangtua pedangdut ini langsung menuai kontroversi. Kini, pengacara kondang pun ikut memberikan komentar.

Dalam video wawancara di kanal Youtube KH Infotainment yang diunggah 4 Agustus 2021, Hotman Paris ikut bicara setelah ditanya awak media.

"Saya termasuk pengacara yang banyak menangani pencemaran nama baik, bukan hanya selebriti tapu juga masyarakat. Saya selalu menyarankan kepada klien kalau pencemaran nama baik.

Kalau itu dalam batas-batas normal, lupakan, public figure harus siap dengan semua kelakuan kita dinilai dan tidak selalu positif dan semakin kamu laporkan, semakin ambil tindakan hukum, bisa-bisa semakin tercemar," kata Hotman Paris.

Menurutnya, jika masalah tersebut didiamkan akan reda sendirinya. Ia pun membandingkan dengan kasus bully terhadap anak Shandy Aulia.

Sebelumnya Shandy juga akan memperkarakan haters, tapi ia pun mengurungkan tekadnya.

"Sementara kalau kita diamkan, bisa saja hilang begitu saja, begitu juga saya sarankan pada Shandy Aulia," ujarnya.

Ia juga menanggapi soal sikap saat mendatangi hater. Ia menyebut, selama tidak ada tindakan yang mengarah ke tindak pidana itu tidak main hakim sendiri.

Namun, jika ada tindakan mengarah ke tindakan pidana bisa jadi bumerang. Ia memberikan peringatan agar tidak bertindak sembarangan yang justru akan berbalik pada kasus hukum.

"Kalau mendatangi, selama tidak ada kekerasan bukan main hakim sendiri. Tergantung caciannya apa, kalau kalimatnya mengarah ke tindak pidana bisa diajukan ke polisi, tergantung kalimatnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved