Breaking News:

Mirisnya Pedagang Citimall Sukabumi, 1 Bulan Tutup, Nol Pendapatan Tapi Masih Harus Bayar Sewa

Sejumlah perwakilan  pedagang Citimall Kota Sukabumi mendatangi kantor DPRD Kota Sukabumi, Rabu, (4/8/2021).

Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Dian Herdiansyah
Sejumlah perwakilan  pedagang Citimall Kota Sukabumi mendatangi kantor DPRD Kota Sukabumi, Rabu, (4/8/2021). Mereka mengadukan nasibnya akibat terdampak kebjakan PPKM yang sejak 3 Juli hingga 4 Agustus tutup. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kota Sukabumi, Dian Herdiansyah.

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Sejumlah perwakilan  pedagang Citimall Kota Sukabumi mendatangi kantor DPRD Kota Sukabumi, Rabu, (4/8/2021). Mereka mengadukan nasibnya akibat terdampak kebjakan PPKM yang sejak 3 Juli hingga 4 Agustus tutup.

Salah satu pedagang sandang, Andres Abdullah mengatakan, selama masa pandemi Covid-19 di Citimall Sukabumi telah menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Perpanjangan PPKM ini sudah berlarut-larut. Sementara kami pedagang kecil semua yang kena imbas PPKM. Tujuan PPKM ini kan menghindari kerumunan, sementara enggak ada kerumunan di mall karena memang kondisinya sudah sepi,” ujarnya, kepada Tribunjabar.id, Rabu (4/8/2021).

Lanjut Andris, masalah yang dihadapi para pedagang hari ini adalah desakan kebutuhan. Di satu sisi lapak dagangnya ditutup selama sebulan ini, sementara ada keluarga yang mesti dinafkahi. Tak hanya itu, biaya sewa kios maupun lapak di mall juga tetap mesti dibayar.

Baca juga: Ratusan Koin Kuno Peninggalan Belanda Ditemukan di Bandung Barat, Ini Hasil Analisis Disparbud

“Apa yang kita punya sudah pada dijual semua. Ini mau tidak mau usaha harus tetap jalan kalau mau bertahan hidup. Kita sudah cukup bersabar. Nol pendapatan. Yang sewa harus bayar, bisa sampai Rp 3,5-4 juta per bulan. Ini sudah pada banyak yang nunggak. Yang gulung tikar sudah banyak,” ujarnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Ivan Rusvansyah menilai persoalan ini dilematis. Menurutnya, status Kota Sukabumi yang masih level 4 berdasarkan edaran pemerintah pusat mengharuskan pusat perbelanjaan seperti Citimall ditutup sementara waktu untuk menekan angka penularan virus corona. Di sisi lain perekonomian masyarakat cukup terdampak.

“Kita tentu berharap dengan perpanjangan PPKM ini ada solusi dari pemerintah kota, meskipun aturannya dari pemerintah pusat. Itu aspirasi yang kami tangkap dari para pedagang,” kata politikus Partai Golkar tersebut.

Rencananya, kata Ivan, pihaknya akan berkirim surat dengan Wali Kota Sukabumi untuk mencari solusi bersama agar angka penularan virus corona turun dan para pedagang bisa menjalankan aktivitas perekonomian dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Kasus Penangkaran Burung Langka yang Ilegal di Sukabumi Segera Diimpahkan dari Bareskrim ke Kejagung

“Kepada masyarakat, khususnya pedagang, kita sama-sama bersabar. Ini wabah dunia. Dengan bantuan sembako mungkin bisa sedikit meringankan. Kita juga akan minta pemerintah kota melakukan pembagian secara merata. Intinya harus ada solusi,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved