Breaking News:

Dua Harimau di Ragunan Positif Covid-19, Pencegahan di Bandung Barat Ikuti Anjuran KSDAE

Untuk pencegahan di antaranya menjamin kesehatan petugas yang secara langsung maupun tidak langsung berinteraksi dengan hewan

Instagram Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjenguk dua harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta yang tertular virus corona, Minggu (1/8/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Dinas Perikanan dan Peternakan (Dipernakan)   (KBB) telah berkoordinasi dengan instansi terkait menyusul adanya dua harimau Sumatera di Taman Margasatwa Ragunan (TMR) yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dispernakan KBB sendiri berkoordinasi dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) untuk melakukan pencegahan penularan Covid-19 pada manusia dan Satwa Liar.

"Jadi, untuk teknis pencegahannya, kami mengikuti anjuran dari PDHI dan Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem," ujar Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Dispernakan KBB, Wiwin Aprianti saat dihubungi Tribun Jabar, Senin (2/8/2021).

Upaya tersebut dilakukan karena di KBB sendiri ada obyek wisata Lembang Park and Zoo yang memiliki banyak hewan, termasuk harimau. Sehingga langkah antisipasi dan pencegahan harus segera dilakukan agar hewan di obyek wisata ini tidak terpapar Covid-19.

Wiwin mengatakan, berdasarkan surat edaran KSDAE, untuk antisipasi penularan Covid-19 terhadap hewan yang harus dilakukan meliputi tiga cara yakni pencegahan, deteksi dini, dan potensi transmisi.

Untuk pencegahan, kata Wiwin, di antaranya menjamin kesehatan petugas yang secara langsung maupun tidak langsung berinteraksi dengan hewan seperti petugas penyuplai satwa dan petugas kebersihan.

"Menjamin keamanan pakan Satwa sesuai protokol dari Dinas Peternakan atau dinas terkait setempat," kata Wiwin.

Baca juga: Dua Harimau Positif Covid-19 di Ragunan, Lembang Park and Zoo Pastikan Aman, Kandang Hewan Pakai Ini

Sementara untuk deteksi dini, harus ada survaillance Covid-19 seperti petugas harus mengikuti protokol pemeriksaan kesehatan sesuai dengan standar kementerian kesehatan dan untuk satwa harus mengikuti protokol pemeriksaan kesehatan sesuai dengan standar word animal health organization (WAHO).

"Kemudian melakukan pengujian kesehatan terhadap petugas dan Satwa yang diduga terinfeksi Covid-19 sesuai protokol kesehatan yang berlaku, dan menyiapkan lokasi khusus untuk mengisolasi dan mengobati Satwa yang terinfeksi," ucapnya.

Wiwin mengatakan, untuk saat ini pihaknya sudah mengedarkan surat edaran dari KSDAE ke pengelola obyek wisata Lembang Park and Zoo dan pemilik hewan peliharaan yang di KBB.

"Intinya kita harus waspada saja, karena beberapa elemen sudah melakukan penelitian terkait hal ini. Makanya kami juga berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait," kata Wiwin.

Baca juga: Dua Harimau di Ragunan Positif Corona, Alami Batuk & Sesak Napas, Bonbin Bandung Langsung Siap-siap

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved