Breaking News:

Ada Sinar Biru di Tangan Deris saat Terpeleset dan Pegang Kabel Listrik, Remaja Itu Akhirnya Tewas

Kapolsek Tawang, Ipda Wawan Setiawan, mengatakan, kejadian tersebut murni kecelakaan akibat korban tidak hati-hati saat berada di atap.

Editor: Ravianto
Istimewa/ dokumen Polsek Tawang
Petugas melakukan identifikasi di lokasi tersengatnya Deris (17), pelajar SMA di Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Sabtu (31/7) malam 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR. ID, TASIKMALAYA - Remaja di Kampung Delima Kelurahan Kahuripajn Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya, Deris (17), tewas tersengat listrik saat bermain di atap rumah tetangganya, Sabtu (31/7/2021).

Sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, pelajar SMA yang tersengat setrum sempat berucap istigfar.

"Setelah terjatuh ia masih sadar dan bilang astagfirulloh. Lalu bertanya dirinya sedang di mana," kata Linda (40), salah seorang saksi mata.

Sebelumnya ia bersama teman-temannya nongkrong di lantai dua terbuka rumah tetangga lainnya.

Deris kemudian naik ke atas rumah sebelah dan kemudian berupaya berjalan. Ia sempat duduk-duduk. Tapi kemudian terpeleset.

Saat akan jatuh, tangannya meraih kabel tegangan tinggi yang berada di atasnya. Kontan korban tersengat  listrik.

"Beberapa saat setelah jatuh ia berucap istigfar dan seperti kebingungan bertanya ia sedang di mana," kata Linda.

Saat itu warga belum berani menolong karena khawatir tubuh korban masih berarus listrik.

Tak lama korban berguling-guling, diduga berupaya meredakan rasa sakit di tangan dan punggung.

"Ada warna biru saat tangan korban memegang kabel besar tagangan tinggi," kata Linda (40), tetangga korban di lokasi musibah, Kampung Delima, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Minggu (1/8).

Setelah itu barulah warga mulai menolong korban, dan lapor polisi. Namun korban akhirnya tak bisa bertahan dan menghembuskan nafas terakhirnya.

Kapolsek Tawang, Ipda Wawan Setiawan, mengatakan, kejadian tersebut murni kecelakaan akibat korban tidak hati-hati saat berada di atap.

"Pihak keluarga pun menyadari hal tersebut. Jenazah kemudian diserahkan ke pihak keluarga untuk diurus sebagaimana mestinya," kata Wawan, Minggu (1/7). (firman suryaman)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved