Persib Bandung
Legenda Persib yang Pernah Dicap Pengkhianat, Eka Ramdani Akhirnya Kembali Sebelum Putuskan Pensiun
PADA pertengahan tahun 2000-an, Eka Ramdani menjadi sosok yang sangat lekat dengan Persib Bandung.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Giri
Eka pun ambil bagian pada kejuaraan Piala Asia 2007 dan Piala AFF 2010.
Kehebatan Eka kala itu banyak menginspirasi para pemain muda hingga menjadikannya legenda.
Pemain Persib generasi saat ini seperti Gian Zola, Dedi Kusnanadar, dan Abdul Aziz bahkan mengakui secara terbuka bahwa Eka merupakan sosok yang menginspirasi.
Setelah dianggap sebagai ikon dan legenda oleh publik sepak bola Bandung, Eka membuat keputusan mengejutkan di musim 2011/2012.
Tujuh tahun membela Persib dan menjabat sebagai kapten tim, Eka memutuskan keluar.
Sebenarnya, Eka masuk dalam rencana pelatih Persib kala itu, Drago Mamic.
Bahkan nama Eka diumumkan pada saat acara launching tim di kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Jalan Sulanjana No 17.
Namun, sosok Eka tak muncul dalam pengenalan tersebut sehingga memicu pertanyaan dari awak media maupun bobotoh.
Publik sepak bola Bandung pun mulai berspekulasi bahwa Eka akan keluar dari Persib.
Hingga beberapa hari kemudian, Eka diumumkan telah resmi direkrut oleh Persisam Samarinda.
Manajemen dan bobotoh benar-benar kecewa terhadap sikap Eka yang pergi tanpa berpamitan.
Dalam beberapa wawancara, Eka mengaku keputusannya keluar karena merasa tidak nyaman.
Eka merasa tidak nyaman karena manajemen lebih memprioritaskan mendatangkan pemain baru ketimbang memperbaharui kontraknya.
Kejadian itu, rupanya membuat kekecewaan publik sepak bola Bandung memuncak.
Saking kecewanya, sebagian bobotoh bahkan sempat mencapnya sebagai "pengkhianat'.