Breaking News:

Headline Tribun Jabar

Headline Tribun Jabar, Biaya Umrah Rp 60 Juta, Puluhan Calon Jemaah dari Indramayu Siap Berangkat

Headline Tribun Jabar, hari ini, menyajikan informasi mengenain biaya umrah. Dalam berita tersebut disebutan puluhan calon jemaah dari Indramayu siap

Editor: Januar Pribadi Hamel
AFP
Umat Muslim beribadah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi, Jumat (13/3/2020). Umat Islam bergembira maktab Masjidil Haram kini juga dibuka sehingga umat Islam bisa tawaf. 

Headline Tribun Jabar, hari ini, menyajikan informasi mengenain biaya umrah.

Dalam berita tersebut disebutan puluhan calon jemaah dari Indramayu siap berangkat.

Simak headline Tribun Jabar selengkapnya di bawah ini.

Jemaah umrah berangkat dari BIJB Kertajati, Sabtu (22/12/2018).
Jemaah umrah berangkat dari BIJB Kertajati, Sabtu (22/12/2018). (istimewa)

INDRAMAYU, TRIBUN - Biaya perjalanan umrah jemaah Indonesia diperkirakan meningkat dua hingga tiga kali lipat bahkan lebih, menyusul pemberlakuan persyaratan karantina selama 14 hari oleh pemerintah Arab Sdaudi bagi jemaah asal Indonesia.
Biaya umrah yang semula berada dalam kisaran Rp 23 juta hingga Rp 30 jutaan bisa membengkak jadi Rp 50 juta hingga Rp 70 jutaan.

"Semuanya mungkin, kita tidak bisa memperkirakan jumlah pastinya," ujar Direktur PT Raudhatul Mutaallimin Kepolo Darul Falah Tour & Travel Indramayu, Ahmad Munsit Abdulillah, kepada Tribun, Selasa (27/7).

Meski demikian, ujar Ahmad, kabar kembali diperbolehkannya jemaah asal Indonesia untuk berangkat umrah adalah kabar yang sangat dinantikan masyarakat. Terbukti, 20 calon jemaah umrah yang mendaftar di travel miliknya mengaku siap berangkat sekalipun biayanya membengkak.

"Mereka mengaku menyanggupi berapapun biayanya karena sudah sangat rindu bisa beribadah ke Baitullah," ujar Ahmad.

Namun demikian, kata Ahmad, ribuan calon jemaah sepertinya akan lebih memilih menunda keberangkatan hingga kondisinya berlangsung normal.

"Kita sebagai penyelenggara tentu harus memberikan penyampaiannya secara detail, pahit-pahit, manis-manis. Jangan sampai memberikan janji-janji manis, tapi ternyata pahit," ujar ujar Ahmad, yang juga Ketua Forum Travel Haji dan Umrah se-Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, Kuningan) ini.

Ahmad juga mengatakan, para pengusaha travel umrah masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari pemerintah mengenai kebijakan karantina ini.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved