Feri Irawan Meninggal Dunia di Mesir, Berawal dari Memfoto Kopi Berkas Temannya, Kemudian Hilang

Kecelakaan lalu lintas membuat satu mahasiswa Indonesia asal Karawang, Kawa Barat, meninggal dunia di Mesir. Mahasiswa itu bernama Feri Irawan.

Editor: Giri
Perwakilan alumni Al Azhar M Ramdhan (kiri) dan Bupati Karawang Cellica Nurrhadiana (kanan) saat berada di rumah Feri Irawan, mahasiswa Al Azhar asal Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang yang meninggal akibat kecelakaan di Mesir, Sabtu (24/7/2021) malam.(KOMPAS.COM/FARIDA) 

TRIBUNJABAR.ID, KARAWANG - Kecelakaan lalu lintas membuat satu mahasiswa Indonesia asal Karawang, Kawa Barat, meninggal dunia di Mesir. Mahasiswa itu bernama Feri Irawan.

Feri Irawan merupakan mahasiswa asal Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang.

Tentang kabar meninggalnya Feri Irawan dibenarkan perwakilan alumni Al-Azhar, M Ramdhan.

 

Ramdhan menceritakan sebelum kecelakaan terjadi pada 7 Juli 2021, Feri keluar untuk membantu temannya memfoto kopi berkas.

Namun sejak saat itu Feri hilang dan tak ada kabar.

Mereka kemudian mendapatkan informasi, Feri ada di rumah sakit karena tertabrak mobil dengan kecepatan tinggi.

“Jadi memang info dari rumah sakit, beliau tertabrak oleh mobil dengan kecepatan cukup tinggi,” ujar dia seperti dilansir Kompas.com, Minggu (25/7/2021).

Feri tercatat sebagai mahasiswa di Universitas Al Azhar Mesir jurusan Syariah.

Putra pasangan, Pepen Efendi (50) dan Mumun (45) ini meninggalkan Tanah Air pada tahun 2018.

Setelah sempat terkendala dengan urusan administrasi, akhirnya jenazah Feri bisa dipulangkan ke Tanah Air pada 22 Juli 2021.

Kepulangan jenazah Feri dibantu oleh Bupati Karawang dan alumni Al-Azhar yang ada di Indonesia.

“Berkat Ibu Bupati Karawang juga teman-teman alumni Al-Azhar juga kebetulan disambungkan oleh Kang Fadli Zon, alhamdulillah sampai ke sana untuk perkara pengambilan jenazah di Mesir,” ungkap Ramdhan.

Sementara itu Minang (45), sepupu Feri mengatakan, ayah Feri mendapat kabar duka itu saat tengah memimpin tahlil di rumah warga.

Ayahnya diketahui amil di Dusun Parungsela, RT 004, RW 002, Desa Wanakerta, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.

Selain itu sang ayah juga membuka bengkel las motor.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved