Minggu, 31 Mei 2026

Windy Cantika Aisah, Berawal Dari Angkat Gagang Sapu Ke Medali Perunggu Olimpiade

Windy mengawali minatnya di cabang olah raga tersebut sejak duduk di kelas 2 SD dengan mengangkat batang sapu dan potongan pipa air

Tayang:
Istimewa
Akun Instagram Windy Cantika Aisah naik drastis setelah Windy dapat medali pertana Olimpiade Tokyo. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Atlet asal Jawa Barat, Windy Cantika Aisah, telah mempersembahkan medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo. Atlet angkat besi berusia 19 tahun itu ternyata mengawali minatnya di cabang olah raga tersebut sejak duduk di kelas 2 SD, dengan mengangkat batang sapu dan potongan pipa air.

Hal tersebut diungkapkannya dalam live instagram bersama Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Minggu (25/7). Ia mengatakan sangat bersyukur telah berhasil meraih medali perunggu di kelas 49 kg putri, pada kesempatan pertamanya mengikuti olimpiade.

"Alhamdulillah seneng banget, bersyukur banget, medali pertama juga, pertama ikut Olympic juga," kata Windy dalam kesempatan tersebut.

Baca juga: VIDEO-Atlet Asal Bandung Windy Cantika Aisah, Raih Medali Pertama Indonesia Olimpiade Tokyo 2020

Windy pun mengatakan minatnya terhadap cabang olah raga angkat besi diperlihatkannya sejak kelas dua SD. Saat itu, ia menyaksikan ibunya melatih kakaknya angkat besi.

"Mama kan juara dunia. Saat itu mama ngelatih kakak. Saya ikutan. Sejak kelas 2 SD, saya dikasih paralon atau gagang sapu. Diangkat-angkat gitu," kata Windy.

Windy mengatakan kemudian ia mengikuti latihan-latihan angkat besi, terutama saat sekolah di SMP 1 Banjaran dan SMP 1 Baleendah.

Ia sendiri sempat berpindah rumah dan kini tinggal di Soreang.

Windy mengatakan ia pun sangat bersyukur bisa meraih medali di kali pertamanya mengikuti Olimpiade.

Perjuangan untuk bisa mengikuti Olimpiade, katanya, memang tidaklah mudah.

"Alhamdulillah seneng banget. Jadi kayak ngerasa kebayar capeknya, lelahnya. Saya udah kontak mama dan keluarga juga. Terima kasih sudah selalu support, dengerin cerita, keluh kesah, dukungan dalam kondisi apapun," kata gadis yang hobi berkaraoke ini.

Menurut Windy, ia tahun depan akan mengikuti prakualifikasi kembali untuk mengikuti Olimpiade 2024. Ia segera pulang ke Tanah Air pada 29 Juli 2021.

Baca juga: Reaksi Windy Cantika Setelah Banjir Selamat Raih Medali di Olimpiade Tokyo, Followers Naik Drastis

"Pesannya buat semua hari ini, tetep semangat dan kerja keras. Seumuran segini harus bisa membanggakan orang tua, meningkatkan harkat dan derajat orang tua. Bahagiakan orang tua," kata gadis yang merahasiakan tentang hubungan asmaranya ini.
 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan akan memberikan uang Rp 300 juta sebagai bentuk apresiasi atas prestasinya memberikan medali pertama kepada Indonensia di Olimpiade Tokyo.

"Kalau Pak Jokowi ngasih Rp 1 miliar kan buat peraih perunggu. Kami ada ada Rp 300 juta, sesuai kita sanggup. Ditabung ya, diawet-awet," tuturnya.

Gubernur pun menitipkan salam dan semangat kepada 28 atlet kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo, khususnya 5 atlet lainnya yang berasal dari Jawa Barat.
 

"Titip salam buat atlet Jabar, didoakeun pisan semoga konsentrasi dan meraih prestasi," kata Gubernur yang menyatakan bahwa berita dari Olimpiade ini menyejukkan di tengah suasana Pandemi Covid-19.

Baca juga: Ridwan Kamil Puji Windy Cantika Peraih Medali Olimpiade, Sindir Orang yang Ngeluh saat Angkat Galon

Sebelumnya, Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengucapkan selamat kepada Windy Cantika Aisah yang telah mempersembahkan medali pertama untuk Indonesia di Olimpiade Tokyo.

Atlet angkat besi asal Jawa Barat yang masih berusia 19 tahun itu berhasil meraih medali perunggu di kelas 49 kg putri.

"Alhamdulillah, nedali pertama di Olimpiade Tokyo untuk kontingen Indonesia diraih oleh atlet asal Jawa Barat @windycantika11 di cabang Angkat Besi. Total angkatan 194 kg.  Pertama kali ikut Olimpiade, dan langsung mendapat Medali.  Keren pisan," kata Ridwan Kamil melalui akun instagramnya.

Prestasi Windy, kata Ridwan Kamil, sangat membanggakan masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Barat.

Ia berharap raihan Windy di Olimpiade ini menjadi penyemangat bangsa yang tengah berjuang melawan pandemi.

"Selamat Teh Windy. Prestasimu sangat membanggakan kita semua. Prestasi ini tak saja menjadi kebanggaan bagi Jabar, melainkan juga Indonesia, yang sekaligus memberi gairah, harapan, dan semangat baru bagi masyarakat Indonesia dalam suasana keprihatinan menghadapi gelombang kedua pandemi," katanya.

Baca juga: Perolehan Medali Olimpiade Tokyo 2020, Berapa Urutan Indonesia Setelah Medali dari Windy Cantika?

Ridwan Kamil pun memberikan semangat kepada semua atlet Indonesia yang tengah berjuang dalam Olimpiade.

Melalui candaan khasnya, ia kemudian menyindir orang yang mengeluh walau hanya mengangkat galon air mineral.

"Semangat kepada seluruh atlet Indonesia asal Jabar dan dan atlet Indonesia lainnya di ajang olimpiade. Tag temanmu yang jika disuruh angkat angkat galon air aja udah pada mengeluh," katanya.

Sebelumnya seperti yang dilansir kompas.com, perjalanan Windy Cantika Aisah menuju medali perunggu di kelas 49 kg putri Olimpiade Tokyo 2020 bukanlah hal yang mudah.

Windy Cantika harus melalui rintangan berat sebelum tampil pada Olimpiade Tokyo 2020, ajang yang kerap menjadi mimpi tertinggi bagi para atlet di seluruh dunia.

Beberapa bulan sebelum dipastikan lolos ke Olimpiade Tokyo, tepatnya pada Desember 2020, Windy Cantika diketahui sempat terjangkit virus corona dan harus menjalani isolasi mandiri selama sebulan di hotel.

Kondisi tersebut tentu memengaruhi persiapan Windy Cantika yang ketika itu sedang bersiap tampil pada Kejuaraan Asia di Tashkent, Uzbekistan, Maret lalu.

Namun, Windy Cantika dengan tekadnya mampu melewati rintangan tersebut.

Dia bangkit hingga meraih medali perunggu pada Kejuaraan Asia.

Baca juga: Wakil Bupati Bandung Sahrul Gunawan Singgung Bonus Windy Cantika Peraih Medali Pertama Indonesia

Berkat raihan perunggu di Tashkent, Windy Cantika pun berhak naik ke peringkat kelima ranking Federasi Angkat Besi Internasional (IWF) dan mengamankan tiket menuju Olimpiade Tokyo 2020.

Setelah sampi di Olimpiade Tokyo 2020, Windy dengan segala rintangan yang telah dilalui, berhasil mempersembahkan medali pertama bagi kontingen Indonesia.

Atlet angkat besi Indonesia yang kini masih berusia 19 tahun itu berhasil meraih medali perunggu di kelas 49 kg putri.

Tampil di Tokyo International Forum, Jepang, Sabtu (24/7/2021) siang WIB, Windy Cantika mencatatkan total angkatan 194 kg, gabungan dari raihan terbaik di angkatan snatch (84 kg) dan clean & jerk (110 kg).

Berkat catatan tersebut, Windy Cantika berada di peringkat ketiga.

Dia hanya tertinggal dari Hoi Zhihui (China) dan Chanu Mirabai (India).

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved