Ridwan Kamil Blusukan di Kabupaten Bogor dan Cianjur: 'Semua PNS adalah Relawan'
Kang Emil menuturkan, selain di Kabupaten Cianjur, Pemda Provinsi Jabar menyalurkan bantuan kepada masyarakat di 27 kabupaten/kota di Jabar.
Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam | Editor: Hermawan Aksan
"Jadi hanya bisa take away. Pendapatan restoran memang turun luar biasa, dari 100 persen tinggal 20 persen."
"Jadi ini simpati saya untuk bisnis kuliner," katanya.
Kang Emil pun berencana mengusulkan agar kebijakan PPKM bisa dilonggarkan dengan berbasis level atau berbasis mikro kembali.
Artinya, jika ada satu desa di suatu kabupaten/kota yang tidak termasuk zona merah, bisa dilonggarkan asalkan situasinya sudah mulai membaik.
"Saya akan usulkan skala proporsional sebagai solusinya."
"Jadi zona merah tetap ketat, tapi setelah saya keliling saya harap level 4 berbasis mikro juga."
"Jadi jangan satu kabupaten merah. Padahal ada desa yang tidak masuk zona merah."
"Jadi tidak dipersamakan. Saya akan usulkan ke pemerintah pusat," katanya.
Usulan tersebut akan disampaikan karena tingkat keterisian (bed occupancy rate/BOR) rumah sakit di Jabar sudah berangsur menurun.
Selain itu, kata Kang Emil, ketertiban para pengusaha, khususnya kuliner, cukup baik dengan tidak lagi menerima pelanggan dine in atau makan di tempat.
"Seiring kasus semakin terkendali di hari-hari ke depan, BOR juga sudah turun."
"Mudah-mudahan penerapan PPKM sudah proporsional berbasis level."
"Kalau tidak salah, Cianjur levelnya sudah lebih baik."
"Jadi, setelah hari Senin, setelah evaluasi, kalau hasilnya membaik, nanti bisa menerima (pengunjung) lagi," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ridwan-kamil-2572021.jpg)