Breaking News:

AC Milan

AC Milan Dapat Kritik Pedas dari Mantan Pemainnya, Dianggap Hamburkan Uang Percuma

Salah satu pemain AC Milan era 1990-an, Alessandro Orlando, melontarkan kritik mengenai strategi transfer pemain Rossoneri pada musim panas kali ini.

Editor: Hermawan Aksan
MIGUEL MEDINA / AFP
Zlatan Ibrahimovic (kanan) merayakan gol dengan rekan satu timnya di AC Milan dalam sebuah pertandingan di Stadion San Siro, Milan, 1 Mei 2021. AC Milan mendapat kritik pedas dari salah satu mantan pemainnya. 

TRIBUNJABAR.ID - AC Milan mendapat kritik pedas dari salah satu mantan pemainnya.

Salah satu pemain AC Milan era 1990-an, Alessandro Orlando, melontarkan kritik mengenai strategi transfer pemain Rossoneri pada musim panas kali ini.

Alessandro Orlando menilai cara AC Milan untuk memperkuat kedalaman skuatnya dinilai percuma dengan kesalahan fatal yang telah dilakukan.

Sampai sejauh ini, AC Milan menggelontorkan uang hampir 60 juta euro (lebih dari Rp 1 triliun) untuk mendatangkan pemain baru.

 

Gelandang Turki Hakan Calhanoglu melakukan pemanasan sebelum pertandingan sepak bola Grup A UEFA EURO 2020 antara Swiss dan Turki di Stadion Olimpiade di Baku pada 20 Juni 2021.
Gelandang Turki Hakan Calhanoglu melakukan pemanasan sebelum pertandingan sepak bola Grup A UEFA EURO 2020 antara Swiss dan Turki di Stadion Olimpiade di Baku pada 20 Juni 2021. (OZAN ??KOSE / POOL / AFP)
Keenam pemain ini adalah Sandro Tonali, Brahim Diaz, Mike Maignan, Fikayo Tomori, Olivier Giroud, dan Fodde-Ballo Toure.

Keinginan Rossoneri untuk mendatangkan amunisi baru tampaknya belum akan berhenti sampai di sini saja.

Baca juga: Pemain Baru AC Milan, Fode Ballo-Toure Senang Gabung Rossoneri, Langsung Belajar Bahasa Italia

Masih ada lima nama pemain yang kini menjadi gebetan Rossoneri.

Akan tetapi, sebelum Il Diavolo Rosso (Setan Merah) lebih jauh lagi dalam menghamburkan uangnya, Alessandro Orlando memberikan saran dan masukan mengenai langkah yang telah diambil bekas klubnya tersebut.

Menurut kacamata mantan pemain bertahannya itu, AC Milan telah melakukan kesalahan mendasar dalam menjalankan proyek jangka panjangnya.

Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan satu timnya setelah memenangkan pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021.
Penjaga gawang Italia Gianluigi Donnarumma (tengah) melakukan selebrasi bersama rekan satu timnya setelah memenangkan pertandingan final sepak bola UEFA EURO 2020 antara Italia dan Inggris di Stadion Wembley di London pada 11 Juli 2021. (LAURENCE GRIFFITHS / POOL / AFP)

Tidak masalah jika Rossoneri membuang banyak uang untuk mendapatkan pemain baru.

Namun, hal yang patut disayangkan dari keputusan Rossoneri adalah melepas dua pemain andalannya, Hakan Calhanoglu dan Gianluigi Donnarumma.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved