Breaking News:

Yana Khawatir, Kerumunan Demo PPKM di Bandung Berimbas pada Penambahan Kasus Covid-19

Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mungkin harap-harap cemas dengan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bandung dalam beberapa hari ke depan.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Mega Nugraha
TRIBUN JABAR/MUHAMAD NANDRI PRILATAMA
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tinjau pelaksanaan vaksinasi untuk pegawai ritel dan toko swalayan di Hotel Grand Asrilia, Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung, Rabu (16/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID,BANDUNG- Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mungkin harap-harap cemas dengan lonjakan kasus Covid-19 di Kota Bandung dalam beberapa hari ke depan. Pasalnya, pada Rabu (22/7/2021, terjadi kerumunan pengunjuk rasa protes PPKM Darurat diperpanjang.

Pada aksi unjuk rasa protes PPKM Darurat diperpanjang itu, massa pengunjuk rasa diyakini mencapai ribuan. Unjuk rasa itu juga tidak mengundang simpatik karena berakhir dengan rusuh.  Ratusan orang diamankan bahkan tiga orang dinyatakan tertular virus corona.

Baca juga: Kasus Harian Covid-19 22 Juli Melonjak Lagi, Pelonggaran 26 Juli Apa Kabar, Diperpanjang Lagi?

"Sangat disayangkan (unjuk rasa). Fasilitas publik rusak, banyak (pengunjuk rasa) yang enggak masker," kata Yana Mulyana, di Bandung, Kamis (22/7/2021).

Ia mengatakan, sehari sebelum unjuk rasa, perwakilan pemerintah sudah menemui perwakilan pengunjuk rasa. Saat itu, pihaknya meminta agar tidak ada unjuk rasa.

"Dan mereka sepakat tak akan demo. Semua kelompok yang hendak berdemo bahwa PPKM itu mengacu ke pemerintah pusat," kata Yana Mulyana.

Meski sedikit cemas, Wakil Wali Kota Bandung optimistis kasus Covid-19 di Kota Bandung menurun.

"Jika melihat indikator yang ada, biasanya yang sudah-sudah trennya menurun. Mudah-mudahan Kota Bandung masuk ke level 3 relaksasinya," ujar dia. Menurutnya, jika melihat indikator, kondisinya memang menurun.

"Tapi kami pernah ada penambahan per hari sampai 634 kasus dan kemarin saja sempat 378 kasus. Ditambah BOR kami turun di angka 80 persen," ujarnya.

Baca juga: Seusai Idul Adha, Harga Ayam BR di Ciamis Masih Terpuruk Parah, Ini Dua Penyebabnya

Pada kesempatan tersebut, Yana baru menyelesaikan rapat bersama Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin. Menurut Yana, Wapres RI Ma'ruf Amin meminta masukan dari gubernur maupun kepala daerah yang ada di kabupaten/kota di Jabar soal bansos yang sempat mendapatkan surat dari Kemendagri mengenai realisasi anggaran.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved