Breaking News:

Bela Negara, Santri Indramayu Siap Disuntik Vaksin Covid-19 dan Tidak Percaya Hoaks

vaksinasi Covid-19 yang saat ini gencar dilakukan pemerintah mendapat respon positif dari kalangan pondok pesantren di Kabupaten Indramayu.

Penulis: Handhika Rahman | Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Ribuan santri Pondok Pesantren Darussalam Ciamis menggelar salat gaib dan doa bersama untuk para 53 kru kapal selam KRI Nanggala-402 yang gugur saat bertugas menjaga kedaulatan negara. 

Laporan Wartawan Tribun Jaba, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Program percepatan vaksinasi Covid-19 yang saat ini gencar dilakukan pemerintah mendapat respon positif dari kalangan pondok pesantren di Kabupaten Indramayu.

Di tengah banyaknya informasi hoaks soal vaksin Covid-19, santri di Indramayu ini tidak percaya informasi dari sumber tidak jelas dan memilih siap divaksin.

Tidak sedikit pondok pesantren yang menanyakan kepada Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Indramayu untuk mengadakan vaksinasi di lingkungan pondok pesantren.

Hal tersebut disampaikan Kasi PD Pontren Kemenag Indramayu, Slamet Edi saat ditemui Tribun Jabar di ruangannya, Kamis (21/7/2021).

Slamet Edi mengatakan, antusiasme itu pun sangat disambut baik oleh Kemenag Indramayu. Pihaknya pun dalam waktu dekat akan mengumumkan waktu vaksinasi Covid-19 untuk kalangan pondok pesantren itu bisa dimulai.

Baca juga: Kelas Menengah di KBB Tiba-tiba Miskin karena Pandemi Covid-19, Pengangguran pun Meningkat

"Jadwal pastinya kapan belum ditentukan, sekarang kita baru mendata," ujar Kasi PD Pontren Kemenag Indramayu, Slamet Edi.

Slamet Edi menyampaikan, di Kabupaten Indramayu ada sebanyak 105 pondok pesantren secara keseluruhan. Dengan total santri ada sekitar 19 ribu orang.

Dalam hal ini, ia menilai, vaksinasi Covid-19 kepada santri menjadi suatu yang urgen atau penting. Hal tersebut demi memperkuat kekebalan tubuh santri sehingga tidak ada lagi klaster pesantren seperti yang sebelumnya terjadi di Kabupaten Indramayu.

Di sisi lain, para santri juga memiliki hak yang sama dengan masyarakat umum, mengingat sekarang ini vaksin Covid-19 sudah boleh dilakukan kepada masyarakat remaja usia 12 tahun ke atas.

"Proteksi yang dilakukan pondok pesantren untuk mencegah penyebaran Covid-19 sudah bagus dengan tidak memperbolehkan orang luar masuk ke lingkungan pondok, tetapi vaksinasi ini juga penting dalam rangka antisipasi penularan dengan memperkuat kekebalan tubuh para santri," ujarnya.

Dalam hal ini, ia berharap dengan disuntik vaksin Covid-19 para santri di Kabupaten Indramayu dapat membantu program percepatan vaksinasi yang tengah gencar dilakukan pemerintah.

Baca juga: Aksi Pasang Bendera Putih Emoticon Nangis Sukses Tanpa Rusuh, 4 Tuntutan PHRI Garut Dikabulkan

"Mungkin kalau soal kendala, kendala kita, santri juga punya orang tua, apakah diperlukan dahulu pernyataan dari orang tua atau tidak," ucapnya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved