Persib Bandung
4 Pemain Berbakat Jebolan Diklat Persib yang Bersinar di Klub Lain, Salah Satunya di Persija
Dalam kurun waktu beberapa waktu terakhir, Diklat Persib Bandung berhasil menelurkan pemain-pemain potensial dan berbakat.
Penulis: Ferdyan Adhy Nugraha | Editor: Hermawan Aksan
Nama Taufik Hidayat langsung menjadi perbincangan kala mampu menjebol gawang Persib di partai final Piala Menpora beberapa waktu lalu.
Pemain kelahiran Bandung, 21 tahun lalu, itu ternyata jebolan Diklat Persib.
Dia sempat bermain untuk Persib U-17 sebelum akhirnya memutuskan untuk pindah ke tim lain.
Alasannya, Taufik tidak cukup mendapat menit bermain di Persib U-17.

Setelah melanglang buana ke Persikab, Semen Padang U-19, dan Sriwijaya FC U-19, Taufik direkrut oleh Macan Kemayoran.
Seakan ingin membuktikan diri, Taufik tampil menggila di partai final hingga mampu membawa Persija menjadi juara Piala Menpora.
3. Ronaldo Kwateh (Madura United)
Ronaldo Kwateh adalah anak pesepak bola profesional asal Liberia yang pernah bermain untuk beberapa klub di Indonesia, Roberto Kwateh.
Pemain kelahiran Yogyakarta, 19 Oktober 2004 itu pernah bermain untuk Persib U-16 serta memperkuat Timnas Indonesia U-16.

Dia bergabung dengan Diklat Persib pada tahun 2019. Namun keberadaannya di Persib tak bertahan lama karena Madura United resmi merekrutnya pada musim 2021.
Ronaldo merupakan striker yang memiliki eksplosivitas tinggi serta kemampuan dribel bola di atas rata-rata.
4. Altalariq Erfa Aqsal Ballah (Persita)
Salah satu pemain potensial dari Diklat Persib adalah Altalariq Erfa Aqsal Ballah.
Pemain berusia 20 tahun itu merupakan anak dari mantan pesepak bola profesional yang malang melintang di klub-klub Indonesia, Anthony Jomah Ballah.
Altah, yang berposisi sebagai winger, sempat bermain untuk Persib junior dan tampil pada ajang Elite Pro Academy (EPA).
Baca juga: Mantan Bek Persib Junior Kembali Pisah dengan Istri, Sempat Memohon, Masalah KDRT
Namun Altah memutuskan hengkang ke Borneo FC U-19 sebelum akhirnya bergabung dengan Persita Tangerang.
Pada saat Piala Menpora lalu, Altah sempat diturunkan di beberapa pertandingan oleh pelatih Persita, Widodo C Putro.
Penampilannya yang cukup apik membuat Altah mendapat panggilan Timnas Indonesia senior yang melakukan TC di Dubai.