Breaking News:

Idul Adha 2021

Usai Idul Adha 2021, Ini Jadwal Hari yang Dilarang Puasa di Hari Tasyrik, Berikut Keistimewaannya

Selesai merayakan Idul Adha 2021 dan berkurban terdapat hari terlarang yang disebut hari Tasyrik, berikut inilah jadwal tanggal yang dilarang berpuasa

Penulis: Hilda Rubiah | Editor: Siti Fatimah
SHUTTERSTOCK/ODUA IMAGES
Ilustrasi keluarga yang sedang berbuka puasa bersama 

TRIBUNJABAR.ID - Selesai merayakan Idul Adha 2021 dan berkurban terdapat hari terlarang.

Hari yang terlarang yang dimaksud yakni hari Tasyrik, hari yang dilarang berpuasa.

Pasalnya, pada hari Tasyrik tersebut penyembelihan hewan kurban masih berlangsung.

Selain itu, pada hari berkurban itulah hari-hari kaum muslim bersuka cita dianjurkan untuk makan dan minum.

Sehingga apabila berpuasa pada hari Tasyrik tersebut hukumnya sangat tak dianjurkan.

Baca juga: Ucapan Selamat Idul Adha yang Menyentuh Hati, Lengkap Bagikan ke Sahabat, Kerabat dan Media Sosial

Sebagaimana hal ini dijelaskan dalam riwayat hadis Muslim No 1141.

أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ

"Hari-hari tasyrik adalah hari makan dan minum."

Dilansir dari muslim.co.id, Imam Nawawi menjelaskan dalil hadis ini dimaksud tidak boleh sama sekali di hari Tasyrik. (Syarh Sahih Muslim, 8: 18)

Lalu, tanggal berapa hari yang dilarang berpuasa atau hari Tasyrik ?

Hari Tasyrik ini berlangsung selama tiga hari setelah setiap tanggal 10 Zulhijah.

Hari Tasyrik terjadi yakni pada tanggal 11, 12 dan 13 Zulhijah.

Artinya setelah selesai Idul Adha 2021 pada 20 Juli 2021, hari Tasyrik yaitu tanggal 21 - 23 Juli 2021.

Dilansir TribunJabar.id dari rumasyho.com, Imam Nawawi mengatakan disebut tasyriq artinya mendengdeng kurban di terik matahari.

Tentu saja, ketika hari Tasyrik berlangsung juga terdapat keutamaannya.

Bahwa hari Tasyrik dijadikan hari berzikir sehingga Allah memerintahkan kaum muslimin untuk memperbanyak zikir.

Selain itu, meski dilarang berpuasa sejatinya muslim masih bisa mengerjakan amalan-amalan lainnya.

Baca juga: Gambar-gambar Menarik Ucapan Selamat Idul Adha 2021, Tinggal Download Lalu Update di Media Sosial

Berikut ini keistimewaan dan amalan yang dilakukan di hari Tasyrik.

1. Zikir

Perintah dan anjuran berzikir di hari Tasyrik terkandung dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 203.

وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ فِىٓ أَيَّامٍ مَّعْدُودَٰتٍ ۚ فَمَن تَعَجَّلَ فِى يَوْمَيْنِ فَلَآ إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَن تَأَخَّرَ فَلَآ إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ لِمَنِ ٱتَّقَىٰ ۗ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَٱعْلَمُوٓا۟ أَنَّكُمْ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

“Dan berzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang terbilang.”

Beberapadzikir yang diperintahkan Allah SWT antara lain zikir kepada Allah dengan bertakbir setelah salat wajib. 

Zikir ini juga disyariatkan sebagian besar ulama.

Lalu membaca bismillah dan takbir ketika menyembelih hewan kurban

Waktu menyembelih hewan sampai hari terakhir tasyrik yaitu 13 Zulhijah.

Berzikir memuji Allah SWT ketika makan dan minum. 

Sebelum makan membaca basmallah dan mengakhiri dengan hamdalah.

Berzikir dengan takbir ketika melempar jumroh di hari Tasyrik.

Berzikir pada Allah dianjurkan untuk memperbanyak zikir di hari Tasyrik.

Baca juga: Doa Sapu Jagat Memohon Keselamatan di Dunia dan Akhirat, Inilah Keutamaan dan Waktu Mustajab Berdoa

2. Memperbanyak membaca doa sapu jagad

Allah Ta’ala berfirman,

فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الآخِرَةِ مِنْ خَلاقٍ, وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya :

“Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berzikirlah lebih banyak dari itu.

Maka di antara manusia ada orang yang berdoa:

“Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia”, dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat.

Dan di antara mereka ada orang yang berdoa:

“Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” [Ya Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka].” (QS. Al Baqarah: 200-201)

Nabi Muhammad SAW paling sering membaca doa sapu jagad ini. Anas bin Malik mengatakan,

كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – « اللَّهُمَّ رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً ، وَفِى الآخِرَةِ حَسَنَةً ، وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ »

Artinya :

“Doa yang paling banyak dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

“Allahumma Robbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina ‘adzaban naar” [Wahai Allah, Rabb kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka].”

Dalam doa ini telah terkumpul kebaikan dunia dan akhirat.

Baca juga: Doa-doa Meminta Hikmah saat Dihadapkan Masalah dalam Hidup, Doa Mustajab Dibaca setelah Salat Fardu

3. Banyak bersyukur di hari Tasyrik

Pada hari Tasyrik ada kenikmatan seperti makan, minum dan kenikmatan beribadah dengan berzikir pada Allah SWT.

Maka sebaik-baik hati adalah yang sering berzikir dan bersyukur.

Dengan demikian nikmat-nikmat tersebut akan menjadi sempurna.

Itulah beberapa keistimewaan dan amalan yang dilakukan ketika hari Tasyrik

Hari Tasyrik menjadi hari untuk beribadah, bersyukur dan berbagi kepada sesama.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved