Soal Krisis Stok Oksigen dan Tak Menerima Pasien Gangguan Pernapasan, Ini Kata Dirut RSUD Sumedang
Beredar informasi IGD RSUD Sumedang terpaksa tidak menerima pasien baru dengan gangguan pernapasan.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Siti Fatimah
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Sumedang, Jawa Barat terpaksa tidak menerima pasien baru dengan gangguan pernapasan.
Kondisi tersebut terjadi lantaran keterbatasan pasokan oksigen di rumah sakit yang berlokasi di Jl. Prabu Geusan Ulun, Kabupaten Sumedang itu.
"Sehubungan dengan terbatasnya persediaan oksigen, IGD RSUD Sumedang untuk sementara belum dapat menerima pasien dengan gangguan pernapasan, sampai ada pasokan oksgen dari penyedia, " demikian pengumuman rumah sakit pelat merah itu yang beredar di media sosial.
Baca juga: Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Sumedang Terus Melonjak, Hari Ini Bertambah 41 Orang
Kabar tersebut dibenarkan oleh Direktur RSUD Sumedang Aceng Solahudin.
"Benar, ini info antar koneksi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Enggak diumumkan terbuka dan situasional," kata Aceng Solahudin saat dikonformasi TribunJabar.id melalui pesan singkat, Selasa (20/7/2021)
Meski begitu, Aceng tak menjelaskan secara rinci kondisi tersebut sudah berlangsung berapa lama.
• Empat Cara Klasik Ini Bisa Bantu Meningkatkan Saturasi Oksigen Agar Tetap Stabil
Kemudian, lanjut dia, pihaknya mengaku kondisi tersebut sudah terkendali.
"Sekarang sudah lancar lagi," ucap Aceng.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/suasana-rsud-sumedang.jpg)