Penambahan kasus Covid-19 di Indonesia 20 Juli 38.325, Jabar Penyumbang Tertinggi
penambahan kasus baru positif Covid-19 Selasa (20/7/2021) sebanyak 38.325 kasus, dengan akumulasi kasus aktif sejak Maret 2020, 2.950.058 orang
Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: Mega Nugraha
Baca juga: Mau Buat Bumbu Tongseng? Begini Caranya, Yuk Masak Tongseng Kambing Enak di Momen Idul Adha 2021
Kenapa terjadi penambahan kasus?
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes RI, dr. Siti Nadia Tarmizi, belum lama ini mengatakan, kenaikan angka kasus ini merupakan salah satu dampak dari usaha pemerintah menaikkan angka testing harian.
“Jika dibandingkan dengan sehari sebelumnya, positivity rate menurun dan ini sejalan dengan jumlah testing yang dilakukan.
Baca juga: Ingin Bepergian Naik Pesawat? Calon Penumpang Wajin Gunakan Aplikasi Pelindung Diri, Ini Alasannya
Jumlah orang yang dilakukan tes sudah sampai 182.000 orang.
Di sisi lain tentunya dilihat kasus sembuh sebanyak 19.000. Ini juga naik dibandingkan sehari sebelumnya,” ujar dr. Nadia.
Dokter Nadia juga menjelaskan, jika dilihat jumlah kasus yang ditemukan, hampir 3-4 kali lipat dibandingkan puncak kasus yang ditemukan pada Desember 2020 dan Januari 2021 lalu.
Artinya, saat ini jumlah testing memang ditingkatkan dan pada Desember 2020 dan Januari 2021 memang masih terbatas penggunaan seperti rapid antigen untuk diagnosis atau mendeteksi orang yang sakit.
Saat ini dengan kombinasi pemeriksaan menggunakan PCR dan rapid antigen, kita bertujuan agar dapat segera menemukan orang sakit supaya kemudian bisa dipisahkan dari orang yang sehat, sehingga tidak ada penularan lagi pada orang di sekitarnya,” ujarnya.
Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat (IAKMI), Dr. Hermawan Saputra menilai wajar terjadi peningkatan angka positif seiring dengan dilakukannya peningkatan testing dan kapasitas testing memang harus terus ditingkatkan.
“Jadi sekarang kasus aktif kita berdasarkan data ada 480 ribu lebih dan kasus suspect-nya lebih dari 200 ribu.
Jadi kurang lebih ada 680 ribu yang jumlahnya probable to case sebenarnya.
Karena itu memang target kita untuk testing ini harus terus ditingkatkan dan bahkan sebenarnya idealnya 900 ribu-1 juta testing per hari.
Namun demikian memang setuju upaya yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini sudah luar biasa. Ada perkembangan dan progress dari hari ke hari,” ujar dr. Hermawan.
Peningkatan angka testing ini akan menyebabkan temuan banyak kasus positif Covid-19, tetapi hal itu penting dan harus dilakukan
"Jangan khawatir jika didapatkan angka kenaikan yang tiap hari memecahkan rekor.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona__0107.jpg)