Breaking News:

Nasib Nahas Kakek Pencari Rumput di Tasik, Tewas Tersambar Kereta Api Saat Hendak Pulang

Korban hendak pulang setelah mencari rumput. Nahas di perjalanan kereta menyambarnya.

Penulis: Firman Suryaman | Editor: taufik ismail
Istimewa/Dok Polsek Kadipaten
Jajaran Polsek Kadipaten, Polres Tasikmalaya Kota, melakukan identifiksi lokasi tersambarnya Aceng (60). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Nasib malang menimpa Aceng Saefudin (60).

Saat berjalan dekat rel menuju rumahnya, korban tersambar kereta api atau KA Kutojaya relasi Purworejo-Bandung, Minggu (18/7/2021) sore.

Tubuh Aceng langsung terpental dan jatuh di tepi rel dalam keadaan tak bernyawa lagi.

Kejadian itu disaksikan seorang tetangganya.

Musibah terjadi di betulan Cingere, Desa Cibahayu, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, sekitar pukul 15.00.

Lokasi kecelakaan tak jauh dari jembatan Terowek, jalan negara Tasikmalaya-Bandung via Malangbong.

Lokasi musibah tak begitu jauh dari rumah korban.

Tetangga korban segera melaporkan kejadian tersebut ke warga dan diteruskan ke Polsek Kadipaten.

Kapolsek Kadipaten, Kompol Gunarto, melalui Kanit Lantas, Iptu Edi Suprayitno, mengatakan, korban bersama tetangganya saat itu baru selesai mencari rumput dan bermaksud pulang.

"Diduga tak mendengar ada kereta api mau melintas, korban yang berjalan di tepi rel langsung tersambar," kata Edi.

Tetangga korban yang melihat kejadian tak terduga itu langsung memburu tubuh korban.

Setelah dilihat, korban sudah meninggal dengan luka di punggung dan kaki kanan.

"Kejadian ini murni musibah, dan jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk diurus sebagaimana mestinya," ujar Edi.

Baca juga: Jeritan Hati Ibu yang Anaknya Terpaksa Memilih Dipenjara Ketimbang Bayar Denda karena Tak Punya Uang

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved