Breaking News:

Foto Setnov dan Napi Korupsi Lapas Sukamiskin Pakai Ponsel di Dalam Penjara, Ini Kata Kepala Lapas

Beredar foto mantan ketua DPR RI, Setya Novanto bersama penghuni lainnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung sedang berkumpul.

Penulis: Nazmi Abdurrahman | Editor: Mega Nugraha
Istimewa
Beredar foto mantan ketua DPR RI, Setya Novanto bersama penghuni lainnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung sedang berkumpul. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman.

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Beredar foto mantan ketua DPR RI, Setya Novanto bersama penghuni lainnya di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung sedang berkumpul.

Dalam foto tersebut, Setya Novanto terlihat duduk bersama napi korupsi lainnya, termasuk mantan Wali Kota Bandung, Dada Rosada.

Sekilas, nampak tidak ada yang aneh dengan foto tersebut. Namun, setelah diperhatikan ternyata tampak ada ponsel pintar di meja tempat napi korupsi itu berfoto.

Baca juga: 93 Warga Binaan di Lapas Majalengka yang Terpapar Covid-19, Lapas Langsung Disemprot Disinfektan

Bahkan, salah seorang di antara mereka ada yang sedang memainkan ponselnya.

Larangan menggunakan alat elektronik berupa telepon genggam diatur dalam Pasal 4 huruf j Permenkumham Nomor 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan. 

Di aturan itu, disebutkan bahwa setiap narapidana atau tahanan dilarang memiliki, membawa dan atau menggunakan alat elektronik, seperti laptop atau komputer, kamera, alat perekam, telepon genggam, pager, dan sejenisnya.

Kepala Lapas Sukamiskin Elly Yuzar mengatakan, pihaknya sudah melakukan kroscek dan memastikan bahwa gambar yang kini beredar itu diambil pada 2020, saat masih suasana Idul Adha.

"Setelah kami kroscek beberapa foto yang masuk, kondisi tersebut suasana saat Idul Adha, beberapa foto terlihat sedang memanggang daging sapi," ujar Yuzar, saat dihubungi, Sabtu (19/7/2021).

Baca juga: Satu Pabrik Bandel di Karawang Ditutup Paksa, Stop Produksi dan Didenda Rp 15 Juta, Ini Sebabnya

Yuzar memastikan, penghuni lapas yang kedapatan membawa ponsel bakal langsung ditindaklanjuti.

"Terkait HP itu adalah pelanggaran tata tertib di lapas dan segera kami tindak lanjuti, yang bersangkutan sudah dipanggil dan diperingatkan tentang pelanggaran tata tertib tersebut," katanya.

Setnov merupakan terpidana kasus korupsi elektronik dan dihukum penjara selama 15 tahun. Sedangkan Dada Rosada, eks Wali Kota Bandung, napi korupsi kasus suap hakim Pengadilan Negeri Bandung yang menangani perkara bansos. Dia dihukum 10 tahun penjara. 

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved