Breaking News:

Satu Pabrik Bandel di Karawang Ditutup Paksa, Stop Produksi dan Didenda Rp 15 Juta, Ini Sebabnya

Pemkab Karawang menindak tegas PT Indocipta Hasta Perkasa di Kawasan Industri Indotaisei di Kecamatan Cikampek. Mereka tidak boleh beroperasi

Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Mega Nugraha
Tribun Jabar / Cikwan Suwandi
Pemerintah Kabupaten Karawang melakukan penyegelan PT Indocipta Hasta Perkasa di Kawasan Industri Indotaisei, Kecamatan Cikampek. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi

TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- Pemkab Karawang menindak tegas PT Indocipta Hasta Perkasa di Kawasan Industri Indotaisei, Kecamatan Cikampek dengan menyegel pintu masuk pabrik.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan mengatakan, pabrik itu disegel lantaran tidak mampu menunjukkan dokumen izin operasional dan mobilitas kegiatan industri (IOMKI) sebagai syarat utama beroperasi saat pandemi Covid-19.

"Kemarin kita sidak bersama Pak Wakil Bupati, Kapolres dan Pak Dandim ke beberapa pabrik di Indotaisei. Dan kita menemukan bahwa salah satu pabrik yang merupakan vendor dari perusahaan besar. Lalu kita menemukan mereka tidak memiliki IOMKI, tidak ada dokumen perizinan lainnya," kata Suroto saat dihubungi Tribun Jabar,Sabtu (17/7/2021).

Baca juga: Pangandaran Seperti Kota Mati, Pemilik Perahu Wisata Masih Dapat Rejeki dari Menjaring Ikan

Suroto mengatakan, perusahaan tersebut pun tidak memiliki data base jumlah karyawannya secara pasti.

"Ditanya berapa karyawannya, dia bilang sekitar 100 sampai 200 karyawannya. Hanya katanya, bahkan mereka juga tidak melaporkan data karyawan yang terpapar, laporan pun hanya katanya itu satu orang," katanya.

Banyak pelanggaran yang dilakukan perusahaan itu terhadap protokol kesehatan dan aturan dalam PPKM Darurat. Dengan begitu, pabrik tersebut harus berhenti dulu beroperasi dan meliburkan karyawannya hingga perizinan dipenuhi.

"Boro-boro prokes izin operasional dan mobilitas aja enggak ada. Tempat cuci tangan enggak ada, enggak ada satgasnya, alur proses penanganan covid enggak laporkan. Yaudah itu lengkap," katanya.

Baca juga: Inilah Patriotisme Anak-anak Purwakarta, Tidak Takut Disuntik Vaksin Covid-19 Demi Akhiri Pandemi

Tak hanya disegel, sampai perusahaan menyelesaikan izin operasional, Suroto mengatakan, pihak Satgas Penanganan Covid-19 juga menyeret pabrik tersebut ke sidang tipiring. Perusahaan tersebut harus bayar denda senilai Rp 15 juta.

Zona Hitam

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved