Breaking News:

Penindakan Tipiring di Sumedang Terkumpul Denda Rp 53 Juta dari 468 Pelanggar Selama PPKM Darurat 

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, sebanyak 468 orang atau badan usaha ditindak pidana ringan lantaran terjadi prokes

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto
Tribun Jabar/Kiki Andriana
Aparat Gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP merazia pelaku usaha non-esensial di Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (13/7/2021). 

Laporan Kontributor TribunJabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, sebanyak 468 orang atau badan usaha ditindak pidana ringan (tipiring) lantaran terjadi pelanggaran protokol kesehatan dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di wilayah hukumnya.

"Total jumlah pelanggar PPKM Darurat yang dikenai sanksi tipiring sebanyak 468 orang. Mereka dinyatakan melanggar Peraturan Bupati Sumedang Nomor 69/2021," kata AKBP Eko Prasetyo Robbyanto kepada TribunJabar.id di Sumedang, Jumat (16/7/2021).

Eko mengatakan, tindakan tipiring dan sanksi administratif yang di terapkan Satgas Penanganan Covid-19  itu dilakukan terhadap pelanggar berupa pelaku usaha yang tidak mematuhi protokol kesehatan dan tidak memakai masker.

"Dari laporan hasil operasi penegakkan pada masa PPKM Darurat dari 3-15 Juli 2021, terkumpul denda sebesar Rp 53.153.000," kata Kapolres.

Baca juga: Satpol PP Berhasil Kumpulkan Puluhan Juta Rupiah Hanya dari Tiga Sidang Tipiring On The Street

Setiap hari, kata Eko, pihaknya melakukan penindakan terhadap 29 orang hingga 34 orang.

"Kami mengimbau kepada para pengusaha dan masyarakat agar mematuhi aturan PPKM Darurat. Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved