Waspada Angin Kumbang dari Gunung Ciremai Terjang Majalengka, Ini Yang Harus Dilakukan
Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kertajati Majalengka meminta masyarakat mewaspadai munculnya angin kumbang
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Mega Nugraha
Disebut angin lalakina karena angin yang terjadi di Majalengka bisa sangat besar dan bisa menyingkapkan rok para perempuan bagi yang mengenakan rok lebar.
Ketika angin besar, kaum perempuan yang mengenakan rok lebar akan kesulitan mengendalikan roknya karena akan menyingkap ke atas dan rambut pun kusut tertiup angin.
Tangan kedua tangan akan repot menahan rok yang tersingkap dan wajah “merem” terkena hempasan angin bercampur debu.
“Biasanya kalau sudah angin besar rok tersingkap, ketika ini terjadi dan tengah berjalan kaki maka kedua tangan sibuk merapihkan rok, sambil membelakangi arah angin seraya mata ‘merem’, agar wajah tidak terkena debu. Makanya banyak yang menyebut angin kumbang disebut angin lalakina," jelas dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/prakirawan-bmkg-kertajati-majalengka-ahmad-faa-izyin.jpg)