Breaking News:

PPKM Darurat

Seminggu PPKM Darurat di Indramayu, Polisi Sebut Kesadaran Masyarakat Mulai Muncul, Jalanan Lenggang

Kebijakan PPKM darurat di Kabupaten Indramayu dimulai 3 Juli dan akan berakhir pada 20 Juli 2021.

Tribun Jabar/Handhika Rahman
Polisi saat melakukan razia pelanggar PPKM darurat di wilayah Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu, Minggu (11/7/2021) malam. 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU- Polisi mengklaim kesadaran masyarakat mentaati peraturan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, mulai meningkat.

Hal ini berdasarkan pemantauan Polres Indramayu selama menggelar razia yustisi dalam seminggu terakhir.

Kebijakan PPKM darurat di Kabupaten Indramayu dimulai 3 Juli dan akan berakhir pada 20 Juli 2021.

"Selama satu minggu ini, kami lihat dari para pedagang sudah mulai meningkat kesadarannya untuk mentaati peraturan PPKM darurat di Indramayu," ujar Kapolres Indramayu, AKBP Hafidh S Herlambang, melalui Kasat Sabhara Polres Indramayu, AKP Rudi Suryadi, kepada Tribuncirebon.com, Minggu (11/7/2021) malam.

AKP Rudi Suryadi menyampaikan, semalam petugas gabungan kembali menyisir sejumlah ruas jalan di Kabupaten Indramayu.

Baca juga: Ada Revisi Aturan PPKM Darurat, Apakah Salat Iduladha 20 Juli Bisa Digelar Berjamaah di Masjid?

Salah satunya di wilayah Kecamatan Jatibarang, di sana jalanan tampak lenggang dan sepi aktivitas masyarakat.

Meski demikian, petugas masih tetap menemukan ada beberapa pedagang jajanan malam yang masih membandel.

Mereka tetap berjualan walau sudah di atas pukul 20.00 WIB.

Selain itu, petugas juga masih menemukan adanya anak muda yang nongkrong, mereka dibubarkan paksa dan diminta segera pulang ke rumah.

"Yang melanggar tadi, kita langsung berikan teguran," ujar dia.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved