Pedagang Hewan Kurban di Indramayu Ini Laris Manis, Berikut Harga Hewan Kurban Dagangannya
Pedagang hewan kurban di Indramayu ini hewan dagangannya laris manis meski di masa pandemi.
Penulis: Handhika Rahman | Editor: taufik ismail
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Handhika Rahman
TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Pendemi Covid-19 hingga penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat rupanya tidak membuat penjualan hewan kurban di Kabupaten Indramayu menurun.
Pedagang hewan kurban di Kabupaten Indramayu bahkan mengaku penjualan mereka cukup baik dengan laris manisnya dagangan mereka.
Salah seorang pedagang, Munif (41), mengatakan, hingga saat ini dari total 40 sapi jualannya, sudah laku sebanyak 25 ekor sapi.
"Sudah setengahnya, sekarang masih ada beberapa hari lagi, insya Allah bisa laku semua," ujar dia kepada Tribuncirebon.com di lapak jualannya di Jalan Cimanuk Timur, Dayung Indramayu, Senin (12/7/2021).
Hal yang sama juga terjadi pada penjualan kambing kurban.
Dari total 25 kambing, lebih dari separuhnya sudah laku terjual.
Munif mengatakan, lakunya jualan hewan kurban dipengaruhi banyak faktor.
Selain karena niat masyarakat yang sejak awal ingin berkurban, kondisi pembatalan haji yang dilakukan pemerintah Indonesia juga turut mempengaruhi penjualan hewan.
Ia menilai, masyarakat yang awalnya menyisihkan tabungan untuk ibadah haji, mengalihkan dahulu tabungannya untuk berkurban.
Selain itu, disampaikan Munif, komitmen dirinya yang tidak ingin menjual hewan dengan harga tinggi turut memengaruhi.
Di lapak jualannya harga sapi dijual mulai harga Rp 21 juta hingga Rp 50 juta untuk sapi seberat 900 kilogram lebih, sapi tersebut merupakan sapi terberat yang ia jual tahun ini.
Sementara untuk kambing, ia jual dengan harga Rp 3-4 juta per ekornya.
Hal inilah yang membuat banyak pembeli yang mendatangi lapak jualannya.
Lapak milik Munif pun menjadi salah satu pusat pembelian hewan kurban di Indramayu.
Ada banyak pilihan hewan di sana setiap tahunnya untuk dipilih para pembeli setiap menjelang pelaksanaan Hari Raya Iduladha.
Pembeli tersebut berasal dari dalam daerah dan luar daerah Kabupaten Indramayu.
"Sengaja saya enggak pasang harga tinggi, karena kami kan cari pelanggan, untung sedikit juga tidak apa-apa yang penting berkah," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/pedagang-sapi-kurban-indramayu.jpg)