Hasil Mediasi, Polrestabes Sarankan Tambah Pemikul Jenazah dan Penggali Kubur di TPU Cikadut

Terjadi peningkatan pasien Covid-19 yang meninggal dan harus dimakamkan di TPU Cikadut. Dibutuhkan penambahan pengangkut jenazah dan penggali kubur

Tribun Jabar/Nazmi Abdurrahman
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, saat diwawancara di Mapolrestabes Bandung, Senin (12/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Nazmi Abdurahman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Polrestabes Bandung menyarankan agar Dinas Tata Ruang segera menambah petugas pengangkut dan penggali kubur di tempat pemakaman umum atau TPU Cikadut.

Saran itu disampaikan Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya, kepada Kepala Distaru, Bambang Suhari, saat mediasi di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Senin (12/7/2021). 

"Kesimpulannya minta ditambah, penggali kubur dan pengangkut jenazah karena sangat kekurangan," ujar Ulung Sampurna Jaya.

Menurutnya, sejak dua pekan terakhir terjadi peningkatan pasien Covid-19 yang meninggal dan harus dimakamkan di TPU Cikadut. Karena, dibutuhkan penambahan pengangkut jenazah dan penggali kubur

"Biasanya normal meninggal 3-5 orang, selama dua minggu ini per hari 50, bahkan pada saat malam kejadian 60-70 orang. Jadi, menang sangat kekurangan. Kemudian, ditambah lagi personel dari petugas pengangkut jenazah maupun penggali kubur ada yang positif Covid-19," katanya. 

Baca juga: Headline Tribun Jabar, Koordinator C TPU Cikadut Dipecat, Minta 4 Juta untuk Pemakaman Khusus Covid

Bambang Suhari menambahkan, pihaknya sepakat dengan rekomendasi yang diberikan polisi untuk menambah petugas pengangkut dan penggali jenazah di TPU Cikadut

"Jadi, kekurangan personel harus terus kami upayakan dan akan kami laporkan kepada pimpinan khusus warga sekitar yang direkomendasikan untuk direkrut pelayanan pemakaman khusus Covid-19," ujar Bambang. 

Rencananya,  Dinas Tata Ruang menambah sekitar 62 petugas yang berasal dari UPT di Kota Bandung untuk melakukan penggalian dan pemikulan. 

"Penambahan 62 personel yang berasal dari UPT di Kota Bandung sudah siap melakukan penggalian maupun pemukulan ketika PHL yang ada kewalahan," katanya. 

Sementara untuk memastikan tidak terjadinya dugaan pemungutan luar di TPU Cikadut, Dinas Tata Ruang bakal menambah petugas dari Distaru untuk melakukan pengawasan. 

"Pengawasan per dua jam di sana giliran. Tidak mungkin full kami kerahkan beberapa personel," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved