Jumat, 10 April 2026

Nasib Pemilik Warung yang Jadi Provokator Pengusiran dan Pengrusakan Mobil Polisi, Terancam Dibui

Ini nasib pemilik warung yang menjadi provokator pengusiran dan pengrusakan mobil polisi ketika patroli PPKM Darurat.

Editor: taufik ismail
Tangkapan layar video viral warga di Surabaya mengusir rombongan polisi yang sedang patroli PPKM darurat, Sabtu (10/7/2021) malam. (istimewa via kompas.com) 

TRIBUNJABAR.ID, SURABAYA - Pemilik warung yang menjadi provokator pengusiran dan perusakan mobil polisi kini menjadi tersangka.

Seperti diketahui, beredar video pengusiran petugas saat patroli PPKM Darurat di Surabaya, Jawa Timur.

Warga berkumpul setelah mendengar provokasi dari pemilik warung.

Pemilik warung itu berinisial E.

Ia pun kini sudah ditetapkan menjadi tersangka.

Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko, kejadian bermula saat pemilik warung tidak diterima ditertibkan oleh petugas saat patroli PPKM Darurat, Sabtu (10/7/2021) malam.

"Setelah dimintai keterangan. Hari ini pemilik warung berinisial E ditetapkan sebagai tersangka dalam kericuhan saat patroli PPKM Darurat di Surabaya kemarin malam," ujar Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Minggu (11/7/2021).

Ketika tim gabungan menggelar patroli, kata Kabid Humas, tersangka kedapatan melanggar jam operasional aturan PPKM Darurat.

Atas perbuatannya, E dijerat Pasal 212 KUHP karena melawan petugas yang berpatroli saat penegakan PPKM Darurat.

Ancaman hukumannya empat bulan penjara.

"Tersangka ini tidak terima dengan penindakan oleh petugas. Sehingga terjadi perdebatan dan menggundang massa banyak. Kemudian terjadilah kericuhan yang mengakibatkan perusakan mobil patroli polisi," ucapnya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKBP Ganis Setyaningrum mengatakan, polisi mengejar perusak mobil patroli saat kericuhan berlangsung.

"Untuk pelaku pengrusakan mobil polisi dan pelaku provokasi warga sedang kami dalami. Bukti dan saksi sedang kami kumpulkan," kata Ganis.

Diberitakan sebelumnya, video warga mengusir dan melayangkan kata-kata kasar ke rombongan polisi saat patroli PPKM darurat di Surabaya, Jawa Timur, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terdengar seorang yang meminta rombongan polisi segera beranjak dari tempat mereka.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved