Breaking News:

Dua Mahasiswa di Sumedang Terancam Dihukum 15 Tahun Penjara, Ini Gara-garanya

Penangkapan dua mahasiswa di Sumedang ini berawal dari kecurigaan petugas kepolisian.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: taufik ismail
Pixabay
ilustrasi obat terlarang. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dua orang mahasiswa di Sumedang, Jawa Barat harus berurusan dengan polisi lantaran terlibat kasus peredaran obat keras ilegal.

Ratusan obat keras jenis Tramadol pun berhasil dimankan polisi sebagai barang bukti.

Berdasar informasi yang dihimpun TribunJabar.id kedua mahasiswa itu berinisial AE (23) dan AS (21).

Keduanya merupakan warga Dusun Pasir Muncang, Desa Situmekar, Kecamatan Cisitu, Kabupaten Sumedang.

"Kedua tersangka ditangkap di kediamannya masing-masing pada Kamis (8/7/2021) sekira pukul 15.00 WIB, dan pukul 16.00 WIB. Dari kedua tersangka didapati obat keras jenis Tramadol sebanyak 174 butir," kata Kasat Narkoba Polres Sumedang AKP Ari Aprian kepada TribunJabar.id melalui sambungan telepon, Sabtu (10/7/2021).

Ari mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari kecurigaan petugas terhadap pria berinisial AE yang diduga keras telah menyalahgunakan obat keras.

"Setelah diamankan dan penggeledahn, ditemukan barang bukti 140 butit obat keras jenis Tramadol yang disimpan di sebuah tas. Petugas langsung mengembangkan kasus ini, dan akhirnya pria beinisial AS dan barang bukti pun turut diamankan," kata dia.

Menurutnya, kedua pelaku mengaku obat keras tersebut dibeli dengan menggunakan salah satu jasa pengiriman barang.

Kemudian, ujar Ari, kedua pelaku mengedarkannya atau menjualnya melalui sebuah aplikasi pesan singkat.

"Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, kedua pelaku diamankan di Satres Narkoba Polres Sumedang," katanya.

"Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 197 dan atau Pasal 196  UU RI Nomor 35/2009, tentang kesehatan dengan ancaman maksimal selama 15 tahun penjara," kata Ari.

Baca juga: Hati-hati, Foto dan Nama Bupati Sumedang Dicatut Penipu, Minta Uang Alasan untuk Pesantren

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved