Aturan PPKM Darurat Direvisi, Masjid dan Tempat Ibadah Tak Lagi Ditutup, Ini Respons Pemkot Bandung

Ini kata Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung mengenai revisi aturan PPKM Darurat di mana tempat ibadah tak lagi ditutup.

Penulis: Tiah SM | Editor: taufik ismail
TRIBUN JABAR/TIAH SM
KETUA Harian Gugus Tugas Perecepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar , Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung akan menyesuaikan adanya revisi aturan dalam penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Revisi yang tercantum dalam Instruksi Mentri Dalam Negeri terkait tempat ibadah.

Yaitu masjid, gereja, pura, vihara, kelenteng, dan tempat ibadah lainnya tidak lagi ditutup.

Ketua Harian Gugus tugas penanganan covid Kota Bandung Ema Sumarna  mengatakan adanya revisi PPKM Darurat sudah dipastikan Pemkot Bandung akan menyesuaikan dengan pemerintah pusat.

"Pemkot pasti menyesuaikan tapi harus resmi revisi dulu Perwal-nya baru diberlakukan," ujar Ema.

Dalam revisi dari pemerintah pusat walau masjid tidak ditutup namun masyarakat tetap tidak melakukan kegiatan ibadah berjemaah selama penerapan PPKM Darurat dan mengoptimalkan ibadah di rumah.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah pada saat penerapan PPKM Darurat salah satunya menegaskan semua tempat ibadah ditutup.

Penutupan tempat ibadah yang dimaksud adalah tidak adanya kegiatan peribadatan atau keagamaan secara berjamaah selama PPKM darurat diberlakukan.

Namun kini pemerintah kembali merevisi aturan peribadatan di tempat ibadah tersebut.

Revisi PPKM Darurat tersebut ditegaskan melalui Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 19 Tahun 2021.

Disebutkan dalam instruksi Mendagri tersebut bahwa dalam poin g yang baru masjid, gereja, pura, vihara, kelenteng dan tempat ibadah lainnya tidak lagi ditutup.

Dikutip dari Kompas.Com,  adapun bagian yang direvisi yakni pada diktum ketiga huruf g dan k dalam Inmendagri Nomor 15 Tahun 2021 tentang PPKM Darurat di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Inmendagri yang baru poin g disebutkan bahwa masjid, gereja, pura, vihara, kelenteng dan tempat ibadah lainnya tidak lagi ditutup.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved