Breaking News:

Pedagang Hewan Kurban di Tanjungsari Kecewa Pasar Hewan Ditutup, Bingung Mau Jual di Mana Lagi

Pedagang hewan kurban di Pasar Hewan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang kecewa atas sikap Pemkab Sumedang menutup pasar tersebut tanpa sosialisasi.

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Darajat Arianto

Laporan Kontributor TribunJabar.id Sumedang, Kiki Andriana

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pedagang hewan kurban di Pasar Hewan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang kecewa atas sikap Pemkab Sumedang menutup pasar tersebut tanpa sosialisasi. Padahal ini dua pekan lagi hari raya Idul Adha.

"Iya, penutupannya tidak ada sosialisasi, harusnya hari ini pun harus ditutup, tapi para pedagang sudah kadung datang," kata Iyan Sofyan (41) pedagang domba di lokasi, Selasa (6/7/2021).

Iyan mengatakan, pandemi Covid-19 berpengaruh signifikan pada penjualan hewan kurban. Terlebih, dua pekan menjelang Idul Adha ini.

"Kondisinya sepi sekali, biasanya dua pekan menjelang Idul Adha suka ramai. Sudah sepi, ditutup lagi, bingung memasarkan hewan kurban gimana," kata dia.

Meski begitu, ujar dia, pihaknya beraharap Pemkab Sumedang dapat memberikan toleransi kepada para pedagang hewan kurban di Pasar Hewan Tanjungsari ini.

Menurutnya, ia berharap Pemkab Sumedang masih memperbolehkan Pasar Hewan Tanjungsari ini tetap beropersi dengan pembatasan waktu.

"Kalau bisa jangan ditutup, misalkan dibuka dengan pembatasan waktu sampai pukul 12.00 WIB. Kalau ditutup, para pedagang disini mau jualan dimana, dijual di pinggir jalan kan gak boleh, kalau dijual melalui online pun tidak semua pedagang memiliki handphone," ujarnya.

"Ya mau gimana lagi, kalau tidak ada solusi lain dari pemerintah, walaupun mengeluh, kami pun akan mengikuti kebijakan penutupan ini," Iyan menambahkan.

Sementara itu, Plt PTD  Pasar Hewan Tanjungsari Dedi Suwandi membenarkan penutupan semetara pasar hewan tersebut dilakukan secara tanpa sosialisasi.

Menurutnya, kebijakan tersebut diambil saat dirinya mengikuti zoom meeting yang digelar bersama Kepala Disnakan Kabupaten Sumedang Nandang Suparman terkait sosialisai pelaksanaan PKKM Darurat di Sumedang pada Senin (5/7/2021) kemarin.

"Saat zoom meeting, Pak Kadis memerintahkan agar Pasar Hewan Tanjungsari untuk ditutup sementara.
Namun, saya meminta kepada Kepala Dinas untuk tidak langsung dilakukan penutupan hari ini perlu disosialisasikan dulu dengan para pedagang. Para pedagang hewan ini datang dari berbagai daerah, makanya hari ini ditolerir dulu untuk dibuka dengan protokol kesehatan lebih ditingkatkan," tuturnya.

Ia mengatakan, penutupan Pasar Hewan Tanjungsari diputuskan ditutup sementara pada 7 Juli hingga 20 Juli.

"Para pedagang akhirnya paham dan mereka menerima penutupan sementra ini walau pun dengan hati galau, karena di satu sisi mereka pun takut dengan situasi ini, di sisi lain menjelang Idul Adha ini menjadi lahan bisnis yang sangat ditunggu oleh mereka," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved