Euro 2020
Profil Bintang Euro 2020: Jordan Henderson, Panutan di Liverpool dan Timnas Inggris
Torehan gol dari Jordan Henderson itu merupakan gol pertama dalam penampilan ke-62 bersama timnas Inggris sejak 2010.
TRIBUNJABAR.ID - Timnas Inggris sukses melaju ke babak semifinal Euro 2020.
Tiket semifinal diraih Timnas Inggris setelah mengalahkan Ukraina 4-0 di fase perempat final Euro 2020 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Olimpico Roma, Minggu (4/7/2021) dini hari WIB.
Satu dari empat gol kemenangan timnas Inggris itu dicetak oleh gelandang Jordan Henderson pada menit ke-63.
Jordan Henderson mencetak gol melalui sundulan kepala, menyambut sepak pojok yang diambil Mason Mount.
Torehan gol dari Jordan Henderson itu merupakan gol pertama dalam penampilan ke-62 bersama timnas Inggris sejak 2010.
Baca juga: Hasil Euro 2020: Ukraina Kalah Telak 0-4, Mantan Pemain AC Milan Ini Akui Inggris Ibarat Gunung
Jordan Henderson menjadi anggota timnas Inggris paling senior dalam skuad yang tampil di Euro 2020, berkat catatan debut dan jumlah penampilan tersebut.
Henderson memang tidak menjabat sebagai kapten timnas Inggris, yang kini diemban penyerang Harry Kane, tapi ia menjadi salah satu sosok karismatik dalam skuad asuhan Gareth Southgate.
Peran positif Henderson tidak terbatas pada performanya di lapangan, tapi juga pada suasana ruang ganti skuad The Three Lions.
“Faktor kepemimpinan dan keberadaannya dalam tim memberikan pengaruh kepada rekan setim, khususnya pada pemain yang lebih muda,” kata Southgate seperti dilansir kompas.com dari laman The Athletic.
Naluri sebagai pemimpin dalam tim juga terlihat ketika Henderson tampil bersama klubnya, Liverpool, di ajang kompetisi teratas Liga Inggris atau Premier League.
Sebagai kapten klub menggantikan sosok legendaris Steven Gerrard pada 2015, Henderson mampu mengawal timnya meraih berbagai prestasi dalam kurun lima tahun berikutnya.
Mulai dari gelar juara Liga Champions 2018-2019, Piala Dunia Antarklub 2020, Piala Super UEFA 2020, hingga puncaknya titel pemenang Premier League 2019-2020.
Akan tetapi, di balik prestasi yang diraihnya bersama Liverpool tersebut Henderson sempat mengalami berbagai situasi sulit.
Salah satunya terjadi pada 2012 ketika pihak klub membuka kemungkinan dia dilepas menuju Fulham sebagai upaya proses pembelian gelandang Clint Dempsey.
Titik terang baginya terjadi sejak kedatangan pelatih Juergen Klopp pada Oktober 2015, yang membuatnya bermain dengan posisi sebagai gelandang bertahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/jordan-henderson_1.jpg)