Fakta-fakta Terbaru Pengusutan Cerita Arisan Tumbal Brondong, Tim Khusus Dibentuk, Apa Hasilnya?
Jagat media sosial dihebohkan dengan cerita arisan tumbal atau arisan sosialita yang diduga mengorbankan brondong untuk dijadikan tumbal pesugihan.
Penulis: Yongky Yulius | Editor: Widia Lestari
Lebih lanjut Ramadhinisari menjelaskan, acara arisan tumbal itu sudah berjalan 16 tahun dan diadakan sekali dalam setahun.
Artinya, arisan itu sudah berjalan sebanyak 16 kali.
"Tergiur enggak sih? Ya tergiur lah. Nge-mc cuma satu jam dibayar Rp 10 juta. Siapa enggak mau," ujarnya.

3. Ramadhinisari sebut brondong dihargai mahal oleh tante-tante sosialita
Ramadhinisari pun mendapatkan banyak pertanyaan dari netizen mengenai brondong tersebut.
Yang paling banyak ditanyakan adalah mengapa brondong itu mau dijadikan tumbal acara pesugihan itu.
Menurut Ramadhinisari, brondong itu sebelumnya sudah dijadikan "peliharaan" atau "simpanan" terlebih dahulu dari tante-tante sosialita tersebut.
Brondong dan tante itu sudah menjalani hubungan sekitar 2-3 tahun.
Selain itu, brondong tersebut juga sudah menikmati harta tante sosialita itu, seperti rumah, apartemen, hingga mobil.
Dan saat akan dijadikan tumbal, brondong tersebut akan dibeli.
"Ada salah satu brondong yang sudah dibayar, ratusan juta hingga miliaran. Dibeli untuk jadi tumbal," ujarnya.
Ramadhinisari juga mengatakan, klien yang menghubunginya bercerita, brondong itu ada juga yang dijebak.
Misanya, brondong itu dituduh mencuri barang.
"Bahwa si klien aku ini bilang ada brondong yang dijebak. Jadi mungkin dipacarin sekitar 6 bulan, habis itu dijebak seperti si brondong ini mencuri barang tantenya, dan lain-lain.
"Lalu, dengan cara menebusnya, si brondong harus menebus kesalahannya daripada dilaporin polisi, akhirnya dia bersedia dijadikan tumbal," ujarnya.
Baca juga: Viral Arisan Tumbal Brondong, Latar Belakang Brondong Jadi Tumbal Diungkap, Orang Tua Terlilit Utang