PPKM Darurat Hari Pertama di Subang, Bupati Ruhimat Pimpin Forkopimda Sidak Supermarket
Beberapa pertokoan di Jalan Otto Iskandardinata Kabupaten Subang menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) Forkopimda Subang.
Penulis: Irvan Maulana | Editor: Giri
Laporan Kontributor TribunJabar.id Subang, Irvan Maulana
TIBUNJABAR.ID, SUBANG - Beberapa pertokoan di Jalan Otto Iskandardinata Kabupaten Subang menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Subang.
Mereka melakukan sidak seusai melaksanakan apel gelar pasukan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang dmulai hari ini, Sabtu (3/7/2021).
Bupati Subang, Ruhimat, bersama Kapolres dan Dandim 0605/Subang menyidak supermarket, hotel, hingga toko kecil di daerah tersebut.
Orang nomor satu di Subang itu mondar-mandir dari satu toko ke toko lain sembari menyosialisasikan aturan PPKM darurat.
"PPKM darurat kali ini meliputi pembatasan-pembatasan aktivitas masyarakat. Kali ini kita batasi lebih ketat daripada sebelumnya," ujar Ruhimat ketika diwawancara Tribun seusai sidak.
Melansir data Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Subang per tanggal 1 Juli 2021 total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Subang mencapai 7.825 orang.
Sebanyak 303 orang di antaranya meninggal dunia.
"Pemerintah harus mengambil sikap demi keselamatan nyawa manusia. Seperti kita ketahui peredaran wabah Covid-19. Khusunya di Subang ini masih sulit diatasi bahkan malah jauh meningkat," kata dia.
Ruhimat menilai peningkatan kasus tersebut diakibatkan oleh aktivitas dan kerumunan masyarakat yang sulit dibatasi.
"Apalagi kita tahu hampir setiap jam kita dengar berita innalilahi (orang meninggal). Oleh sebab itu harus kita sayang diri kita," kata dia.
Dia juga mengintruksikan hal serupa untuk diterapkan oleh aparat pemerintah kecamatan dan desa di Subang.
"Kita sudah instruksikan juga agar mereka (aparatur kecamatan) ikut mengontrol di desa dan wilayah kerja masing-masing kemungkinan kita patroli sehari tiga kali. Saya lihat sih insyaallah hanya sampai tanggal 20 (Juli) mereka bisa buka lagi dan wabah bisa dikendalikan," ucapnya.
Terpisah, satu pemilik warung makan di Jalan Otto Iskandardinata Kabupaten Subang, Tritanti, mengaku sebelumnya telah mengetahui akan diberlakukan PPKM darurat Jawa-Bali.
Kendati demikian ia tetap membuka warung makannya karena membutuhkan mata pencaharian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/forkopimda-subang-yang-dipimpin-bupati-subang-ruhimat-baju-oranye-sidak.jpg)