Breaking News:

PPKM Darurat di Kota Bandung

Alun-alun Kota Bandung Sepi di Hari Pertama PPKM Mikro Darurat, Polisi Terus Pantau dan Beri Imbauan

Polisi terus memberikan imbauan kepada warga dan PKL di Alun-alun Kota Bandung.

Penulis: Muhamad Nandri Prilatama | Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Muhammad Nandri Prilatama
Suasana Alun-alun Kota Bandung di hari pertama PPKM Mikro Darurat, Sabtu (3/7/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Muhamad Nandri Prilatama

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro darurat resmi diberlakukan di Jawa-Bali per 3 Juli 2021 sampai 20 Juli 2021.

Kota Bandung menjadi wilayah yang termasuk menerapkan PPKM Mikro Darurat dan mulai memperketat serta membatasi pergerakan masyarakat.

Sejumlah personel kepolisian dari Polsek Regol Polrestabes Bandung tampak berkeliling sekitar Alun-alun Kota Bandung untuk mengimbau kepada warga senantiasa patuh protokol kesehatan serta diminta untuk tak berkerumun atau berjualan sekitar Alun-alun.

Panit Reskrim Polsek Regol, Ipda Eka Priatna mengatakan imbauan (woro-woro) telah rutin dilakukan sebelum diterapkannya PPKM Mikro Darurat guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 yang semakin meluas.

Apalagi, Kota Bandung kini masuk dalam kategori zona merah bersama 10 kabupaten/kota lainnya di Jabar, ditambah angka keterisian tempat tidur di semua rumah sakit di Kota Bandung yang sudah mencapai di angka 90 persen lebih.

"Woro-woro rutin dilakukan untuk antisipasi penyebaran Covid. Kami imbau warga juga pedagang kali lima (PKL) jangan ada yang berkerumun apalagi sudah ada Perwal nomor 68 tahun 2021 yang melarang swalayan dan tempat umum untuk buka," katanya, di Alun-alun Kota Bandung.

Ipda Eka juga menyebut bagi warga atau siapa pun yang melanggar jelas ada sanksi yang menantinya, yakni denda minimal Rp 5 juta dan maksimal Rp 50 juta, serta ancaman penjara selama 3 bulan.

"Jadi, saya imbau warga dan siapa pun untuk melaksanakan 5M (menjaga jarak, mencuci tangan, memakai masker, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas). Sebelum melakukan woro-woro, kami paginya melaksanakan operasi yustisi dan malamnya lanjut woro-woro," katanya.

Menurut pantauan Tribun Jabar, kawasan Alun-alun Kota Bandung siang dan sore tadi terlihat sepi.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Darurat di Sumedang, Kendaraan Plat B Banyak Diputar Balik di Sumedang

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved