Rabu, 27 Mei 2026

Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi Terpaksa Tutup IGD untuk Semua Pasien, Ini Penyebabnya

Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi menutup sementara pelayanan di ruang instalasi gawat darurat (IGD), Rabu (30/6/2021).

Tayang:
Penulis: Dian Herdiansyah | Editor: Giri
Tribun Jabar/Dian Herdiansyah
Suasana di IGD Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi. IGD ditutup untuk semua pasien. 

Laporan Kontributor TribunJabar.id Kota Sukabumi, Dian Herdiansyah

TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi menutup sementara pelayanan di ruang instalasi gawat darurat (IGD), Rabu (30/6/2021).

Penutupan dilakukan hingga 1 Juli 2021.

Hal ini menyusul melonjaknya kasus Covid-19 yang tengah ditangani.

"Penutupan IGD ini untuk seluruh pasien. Jadi untuk pasien rawat inap non-Covid-19 alurnya melalui poliklinik rawat jalan," kata Kepala Subbagian Pemasaran Hubungan Masyarakat dan Promosi Kesehatan Rumah Sakit Islam Assyifa, Mutiara Fariza, melalui keterangan tertulis kepada awak media, Rabu (30/6/2021).

Alasan ditutupnya layanan ini, kata Mutiara, karena pasien yang sekarang dirawat di ruang IGD memerlukan perawatan lebih lanjut, karena tidak memungkinkan dilakukan isolasi mandiri.

"Karena penuh dan jumlahnya melebihi daya tampung ruang instalasi gawat darurat, sehingga tidak bisa masuk ruang isolasi Covid-19," tuturnya.

Bahkan, tutur Mutiara, 60 tempat tidur di ruang isolasi dan IGD yang tersedia di Rumah Sakit Islam Assyifa Sukabumi telah terisi penuh.

"Ini persiapan yang kami optimalkan untuk mengatasi lonjakan pasien terindikasi Covid-19 yang beberapa hari ini berobat ke IGD dengan keterbatasan daya tampung pasien," ucapnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved