Breaking News:

Muhammadiyah Kota Bandung Minta Pelanggar Protokol Kesehatan Ditindak Tegas, Dukung Lockdown

Pengurus Daerah  Muhammadiyah (PDM) Kota Bandung  mendukung penuh langkah PP Muhammadiyah terkait rekomendasi penanganan Covid-19 kepada Presiden RI.

Penulis: Tiah SM | Editor: Giri
tribunjabar/fasko dehotman
Ilustrasi - Mobile Rapid Test Gratis kepada kelompok Lansia di Panti Jompo Muhammadiyah Rancabolang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Kamis (23/7/2020). Muhammadiyah Kota Bandung meminta pelanggar protokol kesehatan ditindak tegas. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Pengurus Daerah Muhamadiyah (PDM) Kota Bandung  mendukung penuh langkah PP Muhammadiyah terkait rekomendasi penanganan Covid-19 kepada Presiden RI Joko Widodo. 

Ketua Majelis Pendidikan Kader PDM Kota Bandung, Entoh Wahyu, mengatakan, penekan penyebaran Covid-19 sejalan juga dengan langkah Pemkot Bandung.

"Sejak awal Muhammadiyah konsen dengan penanganan pandemi. Kami minta keseriusan dan fokus pemerintah dalam penayangan pandemi," ujar Entoh, Rabu (30/6/2021).

Entoh menegaskan, PDM Kota Bandung minta pelanggar protokol kesehatan ditindak tegas.

Selama ini di pasar-pasar di Kota Bandung, terutama pasar tradisional, masih banyak yang tidak menggunakan masker baik pedagang atau pembeli.

"Hukum seberat-beratnyanya bagi pelaku tindak pidana yang memanfaatkan situasi pandemi ini," ucap Entoh.

Menurut Entoh, sebetulnya jika dari awal lockdown, penanganan oandemi ini akan lebih cepat. Yang terkonfirmasi positif dapat diisolasi baik di RS maupun di rumah secara mandiri. 

Entoh mengatakan jika lockdown, tidak akan ada arus keluar-masuk. Yang "di dalam" akan tertangani dan tidak akan "menularkan keluar" dan yang dari luar tidak akan "menularkan" ke dalam. 

"Lockdown ini sesuai sunah Rasul dan pernah dilakukan Khalifah Umar bin Khattab.Tapi, masalahnya, siapkah pemerintah melakukan lockdown?" ucapnya.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved