Dua Ibu Rumah Tangga Pencopet di Kota Tasikmalaya Mengaku Dapat Ide Mencopet dari Sinetron
Tersangka DS (44), warga Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku dapat ide mencopet dari sinteron Awas Ada Copet yang pernah tayang dulu.
Penulis: Firman Suryaman | Editor: Hermawan Aksan
Laporan Wartawan Tribun Jabar Firman Suryaman
TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Ada pengakuan mengejutkan dari salah seorang ibu rumah tangga tersangka pencopet yang ditangkap Polsek Cihideung, Polres Tasikmalaya Kota, Jawa Barat, Selasa (29/6/2021).
Saat diperiksa petugas, tersangka DS (44), warga Kecamatan Leuwisari, Kabupaten Tasikmalaya, mengaku dapat ide mencopet dari sinteron Awas Ada Copet yang pernah tayang dulu.
"Pengakuan DS seperti itu. Tersangka mengaku mendapat ide mencopet setelah sering menonton sinetron tersebut," kata Kanit Reskrim Polsek Cihideung, Iptu Ruhana Efendi, di Mapolsek.
Baca juga: Dua Ibu Rumah Tangga di Tasikmalaya yang Berkomplot Jadi Pencopet Ditangkap Polisi
Tak hanya ide, kata Ruhana, teknik bagaimana caranya mencopet juga terinspirasi dari sinetron tersebut.
"Ada yang berperan sebagai pengambil barang dan ada yang berperan mengalihkan perhatian calon korban," ujar Ruhana.
Tersangka satu lagi, yakni MK (40), warga Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, berperan sebagai pengalih perhatian.
"Sementara tersangka DS berperan sebagai pengambil barang. Setelah berhasil, tersangka DS memberikan kode agar mereka segera pergi," kata Ruhana.
Diberitakan sebelumnya, jajaran Polsek Cihideung menangkap DS dan MK, keduanya ibu rumah tangga, karena diduga berkomplot menjadi pencopet.
Penangkapan keduanya dilakukan setelah petugas menerima laporan seorang korban yang kehilangan HP dan uang saat berbelanja di Pasar Kojengkang Dadaha, Minggu (27/6/2021).
Dari hasil pengembangan penyelidikan, petugas mendapat petunjuk terduga pelaku mengarah kepada kedua tersangka.
Saat ditangkap di rumah masing-masing, kedua tersangka mengakui perbuatannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/dua-ibu-jadi-pencopet-di-tasikmalaya.jpg)