Minggu, 12 April 2026

Dua Alat Medis ini Harus Dimiliki Pasien Covid-19 Bergejala yang Isolasi Mandiri di Rumah

Ruang perawatan di rumah sakit penuh, banyak pasien Covid-19 meski bergejala harus isolasi mandiri di rumah. Dua alat kesehatan ini wajib dimiliki.

Penulis: Mega Nugraha | Editor: Mega Nugraha
Samuel Ramos/Unsplash.com
Ilustrasi tabung oksigen 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG- Saat ruang perawatan di rumah sakit penuh, banyak pasien bergejala berat Covid-19, harus isolasi mandiri di rumah. Di sisi lain, isolasi mandiri di rumah dengan kondisi bergejala, beresiko karena pasien Covid-19 bisa saja tiba-tiba sesak nafas. 

Supaya isolasi mandiri dengan kondisi bergejala dijalani dengan tenang, dua alat medis ini wajib dimiliki saat pasien Covid-19 bergejala dan isolasi mandiri di rumah.

1. Tabung Oksigen

Pasien bergejala ringan maupun berat yang sempat dibawa ke rumah sakit, karena ruang perawatan di sejumlah rumah sakit penuh, terpaksa dipulangkan lagi untuk isolasi mandiri.

"Untuk jaga-jaga, harap ada persediaan oksigen," ucap dr Fauzan, dokter jaga di RSUD Al Ihsan Bandung, Senin (21/6/2021).

Tabung oksigen jadi alat medis yang wajib dimiliki penderita Covid-19. Oksigen yang biasanya dikemas dalam tabung berbagai ukuran itu jadi alat penting bagi pasien Covid-19.

Hal itu untuk menangani situasi jika pasien Covid-19 mendadak sesak nafas, sebagai bagian dari gejala penderita tertular virus korona.

Seperti yang dialami keluarga pasien penderita Covid-19 asal Kabupaten Bandung, Nissa (30). Orangtuanya, divonis positif Covid-19.

Pada suatu malam, orangtuanya itu mendadak sesak nafas.

"Saya langsung bawa ke RSUD Al Ihsan karena di rumah tidak ada oksigen," ucap Nissa.

Saat dibawa ke RSUD Al Ihsan, orangtuanya hanya mendapat perawatan pemberian oksigen selama beberapa jam.

"Setelah itu kembali pulih dan diminta isolasi mandiri karena kondisi orangtua saya kata dokter masih bagus. Kalaupun dirawat, kamarnya penuh. Selain itu, sama dokter diminta persediaan oksigen," ucap Nissa.

Setelah itu, dia langsung bergegas mencari oksigen di sejumlah apotik ternama.

Ada beberapa pilihan oksigen yang bisa didapati warga. Mulai dari oksigen di tabung kecil hingga tabung besar. Untuk tabung kecil, ada oksigen Oxycan. Di pasaran harganya sekira Rp 50 ribu higga Rp 70 ribu.

"Tapi sekarang sangat jarang di apotik-apotik. Sudah susah. Saya terpaksa beli tabung oksigen besar," kata Nissa.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved