Breaking News:

Masih Masuk Zona Merah, Penutupan Obyek Wisata di KBB Diperpanjang

Penutupan obyek wisata itu diperpanjang untuk meminimalisir mobilitas masyarakat karena penyebaran Covid-19 di KBB hingga saat ini masih cukup tinggi

Penulis: Hilman Kamaludin | Editor: Seli Andina Miranti
Tribun Jabar / Hilman Kamaludin
Kondisi di obyek wisata The Great Asia Africa Lembang setelah ditutup karena KBB masuk zona merah 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG BARAT - Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) akhirnya memperpanjang penutupan semua obyek wisata karena hingga saat ini wilayah KBB masih masuk zona merah atau risiko tinggi penyebaran Covid-19.

Awalnya penutupan obyek wisata tersebut hanya sepekan sejak 16-22 Juni 2021. Namun, Pemkab Bandung Barat memperpanjang penutupan dari 22 Juni hingga 5 Juli 2021 mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) KBB, Asep Sodikin, mengatakan, penutupan obyek wisata ini diperpanjang sesuai dengan surat edaran dan instruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Kita akan buat surat edaran penutupan obyek wisata diperpanjang. Kemungkinan sampai 5 Juli 2021 karena kita (KBB) masih masuk zona merah," ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Selasa (22/6/2021).

Penutupan obyek wisata itu diperpanjang untuk meminimalisir mobilitas masyarakat karena penyebaran Covid-19 di KBB hingga saat ini masih cukup tinggi dan belum ada tanda-tanda mengalami penurunan.

"Jadi saran dari pemerintah pusat untuk memperketat PPKM Mikro harus digaungkan. Jangan sampai masyarakat tetap berkeliaran bebas, terutama di zona merah," kata Asep.

Baca juga: Kategori Zona Merah, Penutupan Obyek Wisata di Kabupaten Bandung Barat Diperpanjang

Untuk itu, kata Asep, dalam surat edaran Kemendagri juga disebutkan bahwa obyek wisata yang masuk zona merah memang harus ditutup, sedangkan jika masuk zona oranye atau zona kuning bisa dibuka dengan syarat ada pembatasan kapasitas pengunjung 25 persen.

"Jadi kalau KBB sudah masuk zona oranye, kita akan buat surat edaran lagi untuk buka, tapi kapasitasnya 25 persen," kata Asep.

Baca juga: Makin Mengkhawatirkan, 35 Kecamatan di Kabupaten Cirebon Masuk Zona Merah Covid-19

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved