Breaking News:

Makin Mengkhawatirkan, 35 Kecamatan di Kabupaten Cirebon Masuk Zona Merah Covid-19

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mencatat hampir seluruh kecamatan berstatus zona merah.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi | Editor: Seli Andina Miranti
Istimewa
Peta sebaran zona risiko Covid-19 di Kabupaten Cirebon, Senin (21/6/2021) 

Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Status kewaspadaan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon tampak mengkhawatirkan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon mencatat hampir seluruh kecamatan berstatus zona merah.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, dari 40 kecamatan di Kabupaten Cirebon 35 di antaranya berstatus zona merah Covid-19.

Baca juga: KBB Masuk Zona Merah, Jam Operasional Pasar Tradisional dan Modern Kembali Dibatasi

Menurut dia, status zona risiko tersebut berdasarkan hasil evaluasi Satgas Penanganan Covid-19 pada 14 - 20 Juni 2021.

"Empat kecamatan berstatus zona oranye dan satu kecamatan lainnya zona kuning," kata Enny Suhaeni kepada Tribuncirebon.com, Senin (21/6/2021).

Ia mengatakan, Kecamatan Pasaleman menjadi satu-satunya zona kuning di Kabupaten Cirebon.

Sementara empat kecamatan yang berstatus zona oranye ialah Kapetakan, Kaliwedi, Susukan, dan Losari.

Status zona risiko tersebut berdasarkan jumlah kasus positif aktif di setiap kecamatan se-Kabupaten Cirebon.

Baca juga: Keterisian Perawatan Pasien Covid-19 di Bandung Capai 92,10%, Rumah Sakit Hanya untuk Gejala Berat

"Saat ini, jumlah kasusnya mencapai 11625 orang, dan masih ada 1414 pasien yang dirawat," ujar Enny Suhaeni.

Enny menyampaikan, mereka dirawat di ruang isolasi rumah sakit maupun isolasi mandiri di rumahnya masing-masing.

Selain itu, sebanyak 9733 pasien yang dinyatakan sembuh dan 478 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia.

Sumber: Tribun Cirebon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved