14 Orang Terpapar dari Klaster Game Online di Sukabumi, Ketua DPRD Minta Pemda Lakukan Pemantauan
Klaster game online di sebuah desa di Kecamatan Jampang Kulon. Diketahui, ada 14 orang terpapar Covid-19 akibat klaster game online itu.
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Seli Andina Miranti
Laporan Wartawan Tribunjabar.id M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, mengomentari adanya klaster game online di sebuah desa di Kecamatan Jampang Kulon.
Diketahui, ada 14 orang terpapar Covid-19 akibat klaster game online itu.
Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Yudha Sukmagara mengatakan, pemerintah daerah (Pemda) harus melakukan pemantauan, terlebih belajar daring selalu menjadi alasan para remaja atau pelajar untuk bermain game online.
"Memang ada plus ada minus pada saat kita berbicara pendidikan secara daring, minusnya ya tadi anak kita kan tidak bisa terpantau, jadi main game dan lain-lain. Cuman sekarang ada lagi kerumunan pertandingan game online, supaya ini tidak dilakukan sebuah kerumunan-kerumunan game online ini saya rasa tugas pemerintah daerah memantau itu tupoksinya ada di sana," kata Yudha, Senin (21/6/2021) kemarin.
"Untuk bisa bagaimana menerapkan kedisiplinan dan memberikan pemahaman bagi masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal seperti itu. Saya rasa mereka datang bawa game online, oh ini kan daring padahal mereka kan kumpul-kumpul juga, ini kan gak paham, hal ini akan saya sampaikan ke gugus tugas Covid untuk dijadikan sebuah temuan baru perihal mengenai Covid," terangnya.
Baca juga: Sidang Gugatan Cerai Aa Gym Ditunda Gara-gara 4 Hakim Pengadilan Agama Bandung Positif Covid-19
Diberitakan sebelumnya, Ketua Satgas Kecamatan Jampang Kulon, dr. Raden Givan mengatakan, klaster game online ini pertama kali diketahui pada Rabu (16/6/2021) lalu.
"Kan saya selaku ketua Satgas Kecamatan, di Puskesmas mentracing dari temuan, awalnya ada satu anak muda, ada berobat ke salah satu dokter dan memang ke Puskesmas juga gara-gara bergejala. Setelah kita periksa, kecurigaan ke arah Covid, di swab terus ternyata positif," katanya via telepon, Sabtu (19/6/2021).
Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Kirim Kata-kata Bijak Ini ke Orang Terdekat, Ingatkan untuk Jaga Kesehatan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/ketua-dprd-kabupaten-sukabumi-komentari-adanya-klaster-game-online.jpg)