Jumat, 24 April 2026

Gempa Bumi

Rumah Instan Sehat dan Sederhana, Solusi Rumah Tahan Gempa untuk Masyarakat Indonesia

Misalnya saat gempa terjadi di Lombok, NTB, tercatat sekitar 555 orang menjadi korban, umumnya tertimpa bangunan rumah.

Editor: Hermawan Aksan
Tribunnews.com
Rumah Instan Sehat dan Sederhana (RISHA), solusi rumah tahan gempa untuk masyarakat Indonesia. 

TRIBUNJABAR.ID - Indonesia memang rawan bencana dan tinggal di wilayah rawan bencana selalu berisiko.

Bencana bisa datang sewaktu-waktu, baik itu gempa bumi, tsunami, banjir, maupun longsor.

Persoalannya, masyarakat tidak sadar bahwa mereka tinggal di daerah rawan bencana.

Baca juga: Gempa Bumi Magnitudo 4.1 di Bengkulu Beberapa Jam Lalu, Gempa yang Kedua Kali di Pekan Ini

Rumah-rumah yang ditempati pun umumnya tidak didesain untuk tahan gempa bumi.

Tak mengherankan, jika terjadi bencana gempa, banyak korban berjatuhan karena tertimpa runtuhan bangunan rumah.

Misalnya saat gempa terjadi di Lombok, NTB, tercatat sekitar 555 orang menjadi korban, umumnya tertimpa bangunan rumah.

Ratusan ribu orang mengungsi tidak berani tinggal di rumah, khawatir ada bencana susulan.

Karena itulah Kementerian PUPR melalui Balitbang menghadirkan solusi rumah tahan gempa yang memiliki standar keselamatan bagi penghuninya.

Air pasang terjadi di laut Desa Tehoru setelah gempa berkekuatan 6,1 magnitudo mengguncnag wilayah tersebut, Rabu (16/6/2021). (DOK WARGA via kompas.com)
Air pasang terjadi di laut Desa Tehoru setelah gempa berkekuatan 6,1 magnitudo mengguncnag wilayah tersebut, Rabu (16/6/2021). (DOK WARGA via kompas.com) ()

Rumah yang diberi nama RISHA (Rumah Instan Sehat dan Sederhana) itu bisa menahan gempa hingga 8 skala Richter.

Teknologi RISHA ini dikembangkan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Pemukiman (Puslitbang Perkim) Kementerian PUPR.

Berbeda dengan rumah pada umumnya, RISHA merupakan struktur bangunan dengan konsep modular dan knock down (bongkar pasang).

Untuk membuat RISHA bisa dilakukan dengan menggabungkan panel-panel beton dan baut yang dibangun secara bertahap berdasarkan modul.

Lantaran ukuran komponennya mengacu pada ukuran modular maka komponennya memiliki sifat fleksibel dan efisien dalam mengkonsumsi bahan bangunan.

Baca juga: Waspada Gempa Bumi, Inilah Doa yang Baik Dibaca Saat Terjadi Gempa, Momohon Diberi Keselamatan

Ketika terjadi gempa di NTB, atas perintah langsung dari Presiden Jokowi dalam kunjungan meninjau korban gempa pada tanggal 13 Agustus 2018, Presiden meminta agar segera dibangun rumah tahan gempa RISHA untuk membenahi fasilitas-fasilitas kesehatan dan pendidikan yang hancur karena gempa.

“Harus kita mulai pembangunan rumah dengan konstruksi RISHA, yang nanti akan dikawal oleh kementerian PU, sehingga rumah yang dibangun betul-betul rumah tahan gempa,” jelasnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved