Virus Corona di Jabar
Rumah Sakit dan Gedung SKB Penuh Pasien Covid-19, Majalengka Siapkan GOR Jadi Tempat Isolasi
Hal itu buntut dari telah penuhnya kapasitas Gedung SKB dan dua rumah sakit rujukan dari para warga yang terpapar.
Penulis: Eki Yulianto | Editor: Ravianto
Laporan Wartawan Tribuncirebon.com, Eki Yulianto
TRIBUNJABAR.ID, MAJALENGKA - Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menyiapkan Gedung Gelanggang Generasi Muda (GGM) sebagai tempat isolasi pasien Covid-19 lainnya.
Hal itu buntut dari telah penuhnya kapasitas Gedung SKB dan dua rumah sakit rujukan dari para warga yang terpapar.
Terlebih, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota angin ini masih menunjukkan grafik naik.
Bupati Majalengka, Karna Sobahi mengatakan, Gedung GGM dirasa cocok untuk pasien Covid-19 selanjutnya yang mana lokasinya masih berada di satu lingkungan dengan Gedung SKB.
“SKB sekarang sudah over kapasitas, dua rumah sakit juga penuh, GGM sekarang kita siapkan, jika ternyata penuh maka akan dikirim ke tempat lainnya. Itu terpaksa dilakukan dan jangan merasa dibuang,” ujar Karna, Jumat (18/6/2021).
Disampaikan Bupati, lonjakan kasus di Kabupaten Majalengka belakangan nyaris tak terkendali.
Dalam sehari pada Rabu maupun Kamis (16-17/62021) kemarin, penambahan kasus mencapai ratusan orang.
Bahkan, kasus meninggal dunia Kabupaten Majalengka menempati urutan tertinggi.
"Untuk itu pengendalian harus benar-benar dilakukan termasuk menyiapkan tempat karantina," ucapnya.
Selain GGM yang selama ini dipergunakan sebagai tempat berolahraga, kemungkinan lain yang akan dilakukan untuk menampung pasien bergejala, jelas Karna, adalah menambah kamar tidur yang biasa dipergunakan untuk rawat inap pasien umum.
Selain itu, meminta RS Mitra Plumbon di Prapatan, Kabupaten Sumberjaya untuk menangani pasien Covid-19.
“Kalau menyediakan tempat karantina, tentu harus menyediakan tempat tidur, MCK, sirkulasi listrik untuk penerangan harus diatur dan lain-lain,” jelas dia.
Sementara, Sekda Majalengka, Eman Suherman mengungkapkan, Pemerintah Desa diperbolehkan untuk me-refocusing anggaran untuk penanganan Covid-18 yang ada di desa masing-masing.
Sebab, kasus yang terjadi di desa penanganannya dilakukan oleh desa setempat dan kecamatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/gedung-skb-yang-berada-di-samping-kantor-bkpsdm-majalengka-176.jpg)