Minggu, 3 Mei 2026

Komisi II Dorong Peningkatan Pelayanan di Satpel Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung

Komisi II mendorong peningkatan pelatanan di Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung.

Tayang:
Istimewa
Komisi II DPRD Jawa Barat Kunjungi Satuan Pelayanan Pengembangan Indrustri Pertekstilan Bandung Kabupaten Bandung milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, UPTD yang meliputi industri pangan olahan dan kemasan, Selasa (15/06/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat, Yunandar Eka Perwira, mengatakan keberadaan Satuan Pelayanan Pengembangan Industri Pertekstilan Bandung menjadi salah satu faktor pendukung kegiatan bisnis masyarakat Jawa Barat, khususnya pada industri tekstil dan garmen.

Yunandar menuturkan untuk menunjang keberadaannya dibutuhkan peningkatan pelayanan-pelayanan agar dapat membantu memfasilitasi industri tekstil dan garmen menuju arah yang lebih baik lagi.

"Menurut saya harus ditingkatkan terus pelayanan-pelayanan yang ada di sini, terutama mendatangkan mesin-mesin yang memang bisa membantu memfasilitasi industri tekstil dan garmen berjalan lebih baik lagi" ucap Yunandar di Satuan Pelayanan Pengembangan Indrustri Pertekstilan Bandung, Selasa (15/6/2021).

Yunandar menilai, program pelatihan yang terdapat pada satuan pelayanan tersebut menjadi modal berharga karena dapat menghasilkan sumber daya manusia yang mempunyai keterampilan dan terlatih.

"Selain itu juga ini tempat program pelatihan yang sifatnya untuk fasilitasi pabrik atau perusahaan industri yang membutuhkan tenaga kerja yang terampil dan mereka dilatih di sini dan akan di tempatkan pada perusahaan yang sudah memiliki perjanjian kontrak, dan itu sangat positif sekali," katanya.

"Apalagi di masa sekarang, banyak masyarakat sekarang yang kehilangan pekerjaan dan mencari pekerjaan kita bisa membantu mendorong agar ada tenaga kerja yang terampil yang bisa diserap langsung perusahaan-perusahaan industri," katanya.

Lebih lanjut Yunandar berharap, upaya peningkatan pelayana tersebut dapat dilakukan juga terhadap Satpel lainnya yang dibangun sesuai dengan industri yang ada di sekitarnya.

"Ini sangat terasa sekali manfaatnya untuk masyarakat khususnya pelaku industri tekstil dan garmen karena Jawa Barat terkenal sebagai pusat fashion di Indonesia menjadi pendukung utama dari kegiatan bisnis masyarakat khusunya industri fashion dan lebih jauh lagi industri kreatif, sehingga menurut saya harus ditingkatkan terus pelayanan pelayanan yang ada di sini," tuturnya.

Baca juga: Tinjau Pengelolaan Bumdes, Komisi I DPRD Jabar Kunjungi Kawasan Situ Bagendit

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved