Breaking News:

Polres Banjar Ringkus Penipuan Mobil Rental Ditangkap di Kuningan, Cek Barang Buktinya

Satreskrim Polres Banjar meringkus pelaku penipuan mobil rental berinisial R di Jalan Windujanten Kabupaten Kuningan.

Tribun Jabar / Padna
Satreskrim Polres Banjar meringkus pelaku penipuan mobil rental berinisial R di Jalan Windujanten Kabupaten Kuningan. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNJABAR.ID, PANGANDARAN - Satreskrim Polres Banjar meringkus pelaku penipuan mobil rental berinisial R di Jalan Windujanten Kabupaten Kuningan.

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny menerangkan, penangkapan pelaku penipuan mobil rental berawal dari ada laporan polisi dari para pemilik rental mobil di Kota Banjar.

Baca juga: Urus Suami Sakit, Ibu-ibu di Bandung Menghina Ibunda Jokowi Tidak Ditahan, Dituntut 6 Bulan Penjara

Modusnya, pelaku penipuan mobil rental ini menghubungi pemilik rental mobil untuk menyewa. Namun, mobil tidak kembali.

"Tersangka R mendapatkan dua mobil rental yang didapat dengan cara meminjam untuk dipakai untuk keperluannya. Namun mobil rental tidak dikembalikan oleh tersangka R," ujar Kapolres Banjar, AKBP Melda Yanny di Mapolres Banjar, Jumat (11/6/2021).

AKBP Melda Yanny menerangkan, tersangka R meminjam mobil pikap rental Mitsubishi 120 SS warna hitam bernopol Z 8547 YC pada Minggu tanggal 2 Mei 2021 pukul 10.00 WIB di rumah korban alamat Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Kemudian, dia juga meminjam mobil Toyota Avanza warna hitam bernopol Z 1810 DU dari korban pada Senin 07 Juni 2021.

Baca juga: Warga Karawang Tewas Kecelakaan di Subang Menabrak Kereta Api Mobilnya Hancur Ringsek

Melda menyebut tersangka juga melakukan penipuan tiga unit mobil di wilayah hukum Kabupaten Cilacap, Jawa tengah dan satu TKP wilayah hukum Cisaga Kabupaten Ciamis.

"Penyidik masih terus mendalami tersangka, apakah masih ada mobil lain yang telah diambilnya dengan cara dirental," ucapnya.

Saat ini pelaku ditahan dan dijerat Pasal 378 dan atau 372 Jo pasal 64 KUH Pidana dengan ancaman hukuman penjara empat tahun.

"Itu, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Melda.

Penulis: Padna
Editor: Mega Nugraha
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved