Breaking News:

Asosiasi Travel Agent Indonesia Bagikan Cara Kreatif untuk Tarik Minat Wisatawan Tetap Berlibur Aman

Menurut Pauline, berbagai ide kreatif terus dilalukan oleh para travel agent supaya wisatawan tidak merasa bosan dan merasa aman ketika berlibur

TRIBUN JABAR/PUTRI PUSPITA
Munas Asosiasi Travel Agen Indonesia atau Astindo di Hotel El Royale, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu (9/6/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR. ID, BANDUNG - Industri pariwisata menjadi salah satu usaha yang paling tinggi terdampak akibat adanya pandemi Covid-19.

Akibat ditutupnya sejumlah pariwisata di berbagai kota di Indonesia, banyak wisatawan yang belum bisa berlibur seperti keadaan normal.

Berbagai agen travel pun harus terkena dampaknya selama awal pandemi menghantam berbagai industri.

Ketua Umum DPP,  Asosiasi Travel Agen Indonesia (Astindo)  2021-2025, Pauline Suharso mengatakan, saat ini kondisi travel agent sudah mulai membaik sejak Desember 2020.

"Tapi kondisinya masih rugi dan belum bisa menutupi biaya operasional," ujarnya saat ditemui seusai kegiatan Munas Astindo di El Royale, Jalan Merdeka, Selasa (8/6/2021).

Pauline mengatakan, berbagai ide kreatif terus dilalukan oleh para travel agent supaya wisatawan tidak merasa bosan dan merasa aman ketika berlibur.

"Mereka menjual paket wisata ke beberapa kota misalnya Jakarta- Tanah Lot- Uluwatu. Namun, kini mereka menjual paket wisata seperti healing, yoga, dan wisata adventure, " ujarnya.

Saat ini, permintaan tiket travel ke Jakarta pun dikatakan Pauline masih cukup ramai.

Lalu wisata Labuan Bajo juga kian diminati bagi wistawan lokal untuk liburan.

Halaman
12
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Darajat Arianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved