Breaking News:

Pengelolaan Dana PEN di RSUD Harus Optimal

Pengelolaan dana PEN di RSUD harus optimal. Hal tersebut dikatakan anggota Komisi V DPRD Jawa Barat.

Penulis: Muhamad Syarif Abdussalam
Editor: taufik ismail
Istimewa
Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat saat melakukan kunjungan kerja ke RSUD Ciawi Kabupaten Bogor terkait realisasi dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Dari Provinsi Jawa Barat. Jumat, (4/06/2021). 

Laporan Wartawan TribunJabar.id, Muhamad Syarif Abdussalam

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG -  Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat mengunjungi RSUD Ciawi Bogor untuk mengetahui Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Provinsi Jawa Barat yang disalurkan.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, mengatakan penerimaan dan pengelolaan dana PEN yang disalurkan ke RSUD ternyata berbeda beda.

"Ini merupakan pengembangan informasi dari pelaksanaan PEN yang diberikan kepada RSUD Ciawi. Dari hasil pertemuan ini semakin memperluas khasanah dan substansi kami dalam pengelolaan PEN ternyata penerima PEN di masing-masing RSUD berbeda-beda juga pengelolaannya," ucap Iwan di RSUD Ciawi, Kabupaten Bogor. Jumat, (4/6/2021).

Iwan menyebut, bahwa hasil dari pertemuan ini akan menjadi perhatian pihaknya untuk selanjutnya dituangkan dalam formulasi pengelolaan dan penanganan dana PEN.

Sebelumnya, pada tahun 2020 penggunaan dana PEN dirasakan terlalu mendesak dari segi waktu, sehingga dalam penggunaannya terjadi perbedaan pengelolaan pada setiap penerima dana tersebut.

"Mudah-mudahan  di tahun 2021 PEN ini masuk di anggaran murni dan mudah-mudahan tidak ada kendala yang berarti. Seperti yang kita temui saat ini akan meringankan, seperti tujuan diberikannya (PEN) kepada seluruh yang," tuturnya.

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Iwan Suryawan pun mendorong Keberadaan (RSUD) Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bogor untuk segera menjadi RS Rujukan Regional di Provinsi Jawa Barat.

Keberadaannya pun diharapkan dalam mengemban amanah untuk terus berkiprah lebih baik lagi bagi masyarakat.

“Berdasarkan rekomendasi LKPJ tahun 2020 jawaban dari gubernur terkait dengan rekomandasi yang beliau sampaikan adalah bahwa RSUD Kota bogor dirujuk menjadi rumah sakit Pendidikan, artinya kami Komisi V mendorong agar RSUD Kota Bogor segera menjadi Rumah Sakit Rujukan Regional," kata Iwan.

Iwan menyebut, RS Kota Bogor ini nantinya diproyeksikan sebagai RS Regional yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Bogor dalam bidang pelayanan kesehatan dan semua layanan bisa terpenuhi.

“Kalau ini bisa terwujud kami yakin permasalahan kesehatan di Jawa Barat perlahan-lahan akan teratasi,” katanya.

Iwan mengapresiasi kepada jajaran RSUD Kota Bogor karena telah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan Pemkot Bogor agar terus bersinergi dengan Pemprov Jawa Barat berpesan agar RSUD Kota Bogor untuk terus aktif berinovasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat.

Baca juga: DPRD Jabar: Perusahaan Produsen Susu di Bandung Jangan Sampai Kotori Lingkungan

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved