Kata PT Pindo Deli soal Warga Karawang Keracunan Gas Caustic Soda
PT Pindo Deli Pulp dan Paper Mills 2 angkat suara soal kebocoran caustic soda yang menyebabkan keracunan
Penulis: Cikwan Suwandi | Editor: Mega Nugraha
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Karawang, Cikwan Suwandi
TRIBUNJABAR.ID,KARAWANG- PT Pindo Deli Pulp dan Paper Mills 2 angkat suara soal kebocoran gas caustic soda yang menyebabkan warga Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang keracunan.
Humas PT Pindo Deli Andar Tarihoran mengatakan, insiden gas beracun tersebut diduga karena adanya kebocoran saat melakukan pengisian tabung.
"Tetapi masih kita selidiki," kata Andar kepada Tribun Jabar, Jumat (4/6/2021).
Baca juga: Warga Karawang Antusias Jadi Komcad TNI, dari Mahasiswa, Buruh Pabrik Hingga ASN Mendaftar
Andar mengaku gas yang bocor mengandung klorin dan asam klorida. Keduanya adalah bahan baku seperti pembuatan handsanitizer.
"Tapi untuk pabrik kertas juga dibutuhkan," kata Andar.
Pihak perusahaan mengaku peristiwa serupa memang sering terjadi dengan penyebab yang berbeda-beda.
Baca juga: Kebocoran Gas Caustic Soda Buat Puluhan Warga Keracunan, Perusahaan Diminta Benahi Mitigasi Bencana
"Beberapa kali memang kejadian, tapi penyebabnya beda-beda. Dulu memang pernah terjadi kebocoran tapi penyebabnya karena kami masih pakai alat lama. Upaya mitigasi terus kami lakukan," katanya.
Pihak perusahaan dipastikan akan bertanggungjawab dengan para korban terdampak. "Biaya pengobatan dan insentif pasti ada," katanya.
Puluhan warga di dua RT Kampung Cigempol, Desa Kutamekar, Kecamatan Ciampel, Karawang, Jawa Barat keracunan gas coustic soda Pabrik Pindo Deli Pulp and Paper Mills 2.
"Ada dua RT yang terdampak yakni RT 01/02 dan 02/02," kata Sekretaris Desa Kutamekar Dayat kepada Tribun Jabar, Kamis (3/6/2021).
Dayat mengatakan, kejadian sekitar Pukul 11.30 WIB. Warga yang tengah beristirahat bukan dikejutkan dengan bau menyengat.
Baca juga: Kabareskrim Polri Minta ICW Jangan Buat Gaduh, Pelaporan Firli Bahuri Ditangani Dewas KPK
Ia mengatakan, kejadian warga keracunan gas bukan yang pertama kali. Di Tahun ini saja sudah dua kali. Kecoboran gas sudah sering kali bahkan setiap tahun.
"Baunya itu seperti pemutih baju tetapi lebih parah," katanya.
Karena kejadian itu, warga segera di evakuasi ke Kantor Desa untuk mendapatkan perawatan dari petugas puskesmas setempat.
Ina Marlina (18) warga setempat mengaku karena gas tersebut ia merasa sesak nafas dan pusing. Ia pun segera keluar dari kampung dan mencari tempat aman.
"Pusing, sesak dan sesak nafas," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/beberapa-orang-korban-jatuh-pingsan.jpg)