Breaking News:

Persib Bandung

Ajakan Antirasisme Ala Beutik Company, Ingin Kurangi Pertikaian Bobotoh dan The Jak di Perbatasan

Ada alasan mengapa Beutik Company tak menjual atribut berbau rasisme dan menjelekkan suporter lain.

Editor: taufik ismail
Tribun Jabar/Fakhri F
Toko Beutik Company di Jalan Jawa, Kota Bandung. 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Atribut Persib Bandung mulai dari baju, jaket, celana, hingga syal terpajang di setiap sudut toko Beutik Company yang berada di Jalan Jawa, Kota Bandung.

Distro yang telah berdiri sejak tahun 2015 ini telah menjadi satu dari sekian banyak toko yang dituju para bobotoh membeli atribut-atribut Persib untuk dipakai saat mendukung tim kebanggaan Bandung dan Jawa Barat tersebut.

“Menyandang nama Beutik, distro ini tidak hanya menjual baju atau jaket sebagai atribut Persib, tapi kami juga ingin menyebarkan aura positif mendukung tanpa rasisme” ucap Mia ‘Beutik’ Dasmawati ketika ditemui di distro Beutik Company, Jumat (4/6/2021).

Maraknya tindakan kekerasan di daerah-daerah perbatasan Jawa Barat dan Jabodetabek antara pendukung Persib Bandung dan pendukung Persija Jakarta membuat Mia harus melakukan sesuatu untuk mengurangi pertikaian antara kedua suporter itu.

Mia merupakan istri dari almarhum Panglima Viking Ayi Beutik yang meninggal dunia pada Agustus 2014. Pada November 2014, Persib Bandung juara Liga Super Indonesia (2014).
Mia merupakan istri dari almarhum Panglima Viking Ayi Beutik yang meninggal dunia pada Agustus 2014. Pada November 2014, Persib Bandung juara Liga Super Indonesia (2014). (Tribun Jabar / Fadly)

“Kadang karena hal kecil seperti desain baju yang bernada rasisme, para suporter di perbatasan selalu jadi imbasnya. Kami tidak mau hal tersebut terus berulang terjadi,” ucap Mia Dasmawati.

Mia juga menuturkan ia ingin membiayai keluarganya dengan cara yang halal.

Walaupun atribut bernada rasisme laku dijual, ia tidak ingin hal tersebut menjadi sumber dana bagi menghidupi keluarganya.

“Saya tidak ingin membiayai keluarga saya dengan menjual hal-hal yang bisa membuat celaka orang. Saya tidak tega membiayai hidup anak-anak saya dengan uang seperti itu” ujar Mia.

“Pada dasarnya Beutik Company ini ingin mengdukasi seluruh bobotoh Persib untuk terus mendukung dengan sehat, tanpa rasisme. Walaupun almarhum Ayi Beutik dulu pernah berbuat salah ke beberapa suporter mohon maafkan” ujar Mia.(fakhri f)

Baca juga: Kisah Mia istri Almarhum Panglima Viking Ayi Beutik Manjat Pagar Saat Persib Bikin Gol

Baca juga: Jayalah Persibku Nama Anak Almarhum Ayi Beutik Lahir saat Persib Persib Nyaris Degradasi

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved