Terdampak Pandemi, Pasien Mak Erot di Sukabumi Menurun 50 Persen
Jasa memperbesar kelamin dan pengobatan alat vital pria Mak Erot di Kabupaten Sukabumi terdampak pandemi
Penulis: M RIZAL JALALUDIN | Editor: Mega Nugraha
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Kabupaten Sukabumi M Rizal Jalaludin
TRIBUNJABAR.ID, SUKABUMI - Jasa pengobatan alat vital pria Mak Erot di Kampung Cigadog Desa Caringin Kecamatan Cisolok Kabupaten Sukabumi turut terdampak pandemi Covid 19.
Cucu Mak Erot, Kang Ujang alias Abah Dalem, mengatakan, banyak tamu yang batal datang karena. Terlebih saat ini masih ada pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM ). Kemudian, saat libur Lebaran berlaku penyekatan.
Baca juga: Melihat Pengobatan Alat Vital H.M Otong Pewaris Mak Erot di Sukabumi
"Tamu banyak yang batal datang karena situasi masih pandemi, yang dari luar Jawa banyak dari luar negeri juga sama," Cucu Mak Erot, Kang Ujang, Kamis (3/6/2021).
Menurutnya, penurunan pasien yang dalam pengobatan alat vital pria mencapai 50 persen. Biasanya dalam sehari ada enam hingga tujuh pasien datang bergantian. Saat ini, hanya sekitar tiga pasien yang datang setiap harinya.
"Penurunan drastis iya, sampai 50 persenan, biasanya sehari enam sampai tujuh pasien, sekarang tiga pasien," kata Kang Ujang.
Baca juga: Tanggul Jebol, Bupati Bandung: Normalisasi Sungai Cisunggalah Terhambat Karena Satu Orang Menolak
Kata dia, warga yang datang untuk memperbesar kelamin dan pengobatan alat vital pria berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ketenaran Mak Erot dalam memperbesar kelamin menjadi legenda.
"Kebanyakan tamu dari Kalimantan, Sumatera, Malaysia yang engak jadi datang. Iya mereka sebelumnya kontak saya ke nomor 0857-0211-1178 mau datang, tapi gak jadi karena masih pandemi, mereka khawatir terpapar Covid-19 kalau bepergian keluar daerah," katanya.
Baca juga: 32 PNS di Gedung Sate Positif Covid-19, Ini Langkah yang Dilakukan Satgas Penanganan Covid Jabar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/cucu-mak-erot.jpg)