Senin, 13 April 2026

Sudah 3 Kali Ajukan Proposal Pembangunan, Tak Ditanggapi, Bangunan SD di Subang Ini Akhirnya Ambruk

Salah satu bangunan gedung sekolah di Soklat Kabupaten Subang ambruk akibat termakan usia

Penulis: Irvan Maulana | Editor: Siti Fatimah
Bagian sekolah yang ambrol timba bagian belakang sebuah mobil. 

TIBUNJABAR.ID, SUBANG - Salah satu bangunan gedung sekolah di Soklat Kabupaten Subang ambruk akibat termakan usia, diduga ambruknya bagian gedung sekolah juga disebabkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Subang pada Selasa petang (1/6/2021).

Kapolsek Subang Kota Kompol Yayah Rokayah mengatakan, peristiwa tersebut dilaporan Bhabinkantibmas Kelurahan Pasirkarembi Kecamatan Subang Kabupaten Subang pada Rabu pagi (2/6/2021).

"Kejadian dinding atap bangunan perpustakaan Sekolah itu roboh hingga menimpa garasi milik warga sehingga mengakibatkan ruksaknya kendaraan roda empat yang sedang terparkir di garasi juga ikut tertimpa," ujar Kompol Yayah ketika ditemui Tribun di Mapolsek Subang Kota, Rabu (2/6/2021).

Baca juga: Jelang KBM Tatap Muka, Bupati Sebut Banyak Gedung Sekolah Tak Terawat di Majalengka

Pihaknya sudah melakukan pengecekan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP), yang berada di Komplek Sekolah Dasar Negeri (SDN) Soklat.

"Dari Informasi yang kami dapatkan bahwa Kepala Sekolah yang telah kita datangi bahwa sekolahnya yang sudah rapuh hingga roboh hingga menimpa satu unit kendaraan roda empat, pihak sekolah saat ini diminta ganti rugi oleh pemilik kendaraan," kata dia.

"Kepala sekolah SDN juga sudah kami mintai keterangan bahwa pihak sekolah tidak memungkinkan untuk mengganti rugi, bahkan ia mengungkapkan pihaknya telah tiga kali memberikan Proposal ke Dinas Pendidikan perihal rehabilitasi bangunantersebut namun sampai saat ini tidak ada keputusan," papar Kompol Yayah.

Baca juga: Wagub Jabar Wanti-wanti PPDB Jangan Jadi Ajang Bisnis Sekolah, Ini Sanksinya Jika Terbukti

Bangunan tersebut merupakan gedung perpustakaan yang sudah cukup termakan usia.

"Sudah banyak juga materialnya yang rapuh sudah tidak dipergunakan lagi untuk kegiatan belajar mengajar dan kebetulan bangunan yang roboh menimpa rumah warga itu adalah dipergunakan untuk perpustakaan," katanya.

Saat ini pihak sekolah juga belum menjajikan apapun kepada pemilik kendaraan tertimpa.

"Saya kira pihak sekolah juga sedang berkoordinasi dengan intansi terkait, selain atas itu roboh, gedung sekolah itu juga saya lihat flaponnya sudah lapuk beberapa bagian ambruk, bahkan tak memiliki jendela," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved