CPNS 2021
Alur Seleksi CPNS 2021 dan PPPK Guru dan Non-Guru, Kapan Pendaftaran Dibuka?
Pemerintah kembali membuka pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK 2021 di tahun ini. Bagaimana alur seleksi pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK 2021?
Penulis: Fidya Alifa Puspafirdausi | Editor: Fidya Alifa Puspafirdausi
Artinya, PPPK merupakan pegawai ASN yang diangkat dan dipekerjakan di institusi pemerintahan dengan perjanjian kontrak yang sebelumnya sudah ditetapkan.
Baca juga: Catat, Jadwal Pendaftaran CPNS 2021 Mulai 30 Mei 2021, SKD Direncanakan Juli-September 2021
Masa perjanjian kerja PPPK paling singkat satu tahun dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan dan berdasarkan penilaian kinerja. PPPK tidak dapat diangkat secara otomatis menjadi calon PNS.
Sedangkan CPNS adalah pegawai tetap yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan memiliki nomor induk pegawai secara nasional.
Sebelum diangkat, status kepegawaian PNS adalah CPNS.
Mereka harus melewati serangkaian seleksi yang terdiri dari SKD dan SKB.
Berikut ini rincian formasi CPNS 2021 dan PPPK 2021 di beberapa wilayah Jawa Barat.

1. Pemprov Jabar
Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan membuka sekitar 500 posisi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan 16 ribu pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada akhir Mei 2021.
Masyarakat yang berminat mendaftar pun diminta bersiap-siap untuk memenuhi persyaratan administrasinya.
"Kalau untuk formasi, kita sudah ada penetapan dari sana. Tapi yang jelas tahun ini agak lumayan banyak itu untuk pegawai PPPK. Untuk yang CPNS itu sekitar 500, PPPK untuk guru itu sekitar 16 ribuan," kata Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentiaan, dan Formasi Kepegawaian, pada Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat, Hermin Wijaya, Rabu (19/5/2021).
Pengadaan 16 ribu PPPK untuk posisi guru, katanya, memang dinilai cukup banyak. Mereka dialokasikan untuk tingkat SMA, SMK, dan SLB.
Hermin mengatakan, ia belum bisa memberikan detail posisi tersebut karena belum mendapat arahan dari pemerintah pusat.
"CPNS untuk tenaga kesehatan kebanyakan, contohnya, seperti perawat dan dokter. Terus ada tenaga teknis. Tenaga kesehatan itu sekitar 200-an dari 500-an. Sisanya tenaga teknis, sesuai kebutuhan perangkat daerah yang ada di Pemprov Jabar," katanya.
Hermin mengatakan rencana pengadaan CPNS dan PPPK tersebut sudah diterimanya, tapi masih menunggu petunjuk teknis dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) untuk teknis pengumuman dan pelaksanaannya.
"Tapi untuk ancang-ancang pengumumannya itu sudah ada. Akhir bulan ini rencana pengumuman, pengumuman sama Pemprov Jabar tapi ada arahan dari pusat. Seperti teknis narasinya apa yang harus dimunculkan, tanggal berapa, pendaftaran berapa lama, itu menunggu dari pusat," katanya.
Baca juga: Formasi CPNS Dokter Umum dan Gigi di Pangandaran Akan Dikurangi, Ini Alasan Bupati Jeje Wiradinata